Nutrisi memiliki peranan penting terhadap kesehatan, termasuk kesehatan organ reproduksi. Apa saja jenis nutrisi yang diperlukan?
Kesehatan organ reproduksi sangat penting, terutama bagi calon Bunda yang merencanakan program hamil atau menyiapkan kehamilan. Salah satu, organ reproduksi yang perlu diperhatikan kesehatannya adalah rahim.
Rahim memiliki peranan penting pada siklus menstruasi wanita. Rahim yang sehat akan menjadi tempat janin tumbuh dan berkembang nantinya. Jika kesehatan rahim terganggu maka bisa berpengaruh terhadap sistem reproduksi wanita itu sendiri.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan rahim, salah satunya memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh. Sumber nutrisi seperti mineral dan vitamin bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan atau suplemen.
Jika Bunda ingin menjaga kesehatan rahim maka ada beberapa asupan nutrisi yang perlu dikonsumsi agar kesehatan rahim optimal.
1. Asam lemak omega-3
Salah satu nutrisi yang memiliki peranan dalam kesehatan rahim adalah asam lemak omega-3. Jenis nutrisi ini dapat membantu berperan dalam mendukung kesehatan sel serta memberikan perlindungan dari kerusakan oksidatif.
Omega-3 dipercaya dapat mengatur hormon reproduksi dan meningkatkan aliran darah menuju rahim. meningkatkan kualitas lendir serviks (leher rahim) serta membantu melancarkan siklus menstruasi.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Translational Medicine, menyebutkan bahwa asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan kesehatan pada wanita yang mengalami PCOS.
Vitamin D memiliki peran dalam pertumbuhan sel telur dan folikel. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Medical Research, menyebutkan jika vitamin D memiliki peran dalam perkembangan folikel di ovarium serta proses luteinization dengan mengubah sinyal anti-mullerian hormone (AMH).
Vitamin D sangat dianjurkan bagi wanita yang memiliki kekurangan kadar AMH, serta dapat membantu menyeimbangkan hormon pada wanita yang mengalami PCOS.
3. Vitamin B6
Salah satu nutrisi yang baik untuk menjaga kesehatan rahim adalah vitamin B6. Vitamin B6 baik untuk menurunkan kadar homosistein di dalam tubuh. Homosistein merupakan asam amino yang ada di aliran darah. Selain itu, vitamin B6 juga berperan dalam memperkuat otot pada dinding vagina.
Vitamin B12 memiliki peranan penting pada sistem reproduksi. Sebab, jika kadar hormon estrogen kekurangan asupan vitamin ini maka bisa mengalami kelainan sel pada leher rahim maupun rahim itu sendiri sehingga tidak bisa berovulasi.
Tidak hanya itu, vitamin B12 juga bermanfaat untuk menjaga kadar estrogen di dalam tubuh. Hormon estrogen sendiri memiliki peran dalam membantu merangsang pertumbuhan folikel telur.
Hal ini karena jika kadar hormon estrogen pada tubuh wanita kurang maka dapat memengaruhi fungsi dari rahim dan indung telur (ovarium).
Bunda, tahu nggak sih salah satu jenis nutrisi yang baik untuk kesehatan rahim adalah zat besi? Zat besi memiliki fungsi dalam memenuhi kebutuhan oksigen dalam sel darah merah. Ketika organ reproduksi, termasuk rahim dan ovarium di dalamnya kekurangan oksigen maka fungsinya pun dapat terganggu.
Berdasarkan paparan di atas, beberapa nutrisi memiliki peran penting pada kesehatan rahim dan organ reproduksi lainnya. Bunda bisa mulai memperhatikan asupan yang dikonsumsi. Nutrisi-nutrisi tersebut bisa didapatkan dari makanan maupun suplemen.
Nah, bagi Bunda yang merencanakan program hamil atau tengah mempersiapkan kondisi untuk kehamilan, segera periksakan diri ke dokter!
Jadwalkan Konsultasi
Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.
Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di Whatsapp melalui tombol di bawah.
Bocah Indonesia adalah klinik kesuburan yang melayani konsultasi hingga tindakan operatif. Bocah Indonesia berada di bawah naungan PT Ibu Daya Lestari. Berada di Lantai 7 Rumah Sakit Primaya, Jl. MH Thamrin No.3, Cikokol, Tangerang, Banten, Indonesia.
Latest posts by Team Content Medis Bocah Indonesia (see all)