Book A Visit

Monday - Friday 08:00 - 20:00

Saturday and Sunday - CLOSED

+62 815-8890-611

info@bocahindonesia.com

IVF

In-Vitro Fertilization

SATU SEL TELUR + RIBUAN SEL SPERMA = IVF

APA ITU IVF?

Prosedur ini mengkombinasikan sel telur dan sperma di dalam cawan laboratorium yang memiliki media tanam. Media tanam ini akan memberikan nutrisi untuk membantu pembuahan dan perkembangan embrio. Proses pembuahan diobservasi dengan mikroskop selama 3-5 hari. Kemudian, tim kami akan menganalisis secara seksama kualitas embrio agar dapat menentukan embrio yang terpilih untuk transfer dan preservasi cryo.

PROSEDUR IVF

STIMULASI OVULASI

Selama fase stimulasi siklus IVF, pasien diberikan suntikan hormon setiap hari untuk mengembangkan folikel sel telur. Membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk merangsang kandung telur. Selama waktu ini pula, spesialis kami akan melakukan pemeriksaan USG dan tes darah untuk mengecek perkembangan folikel.

PENGAMBILAN SEL TELUR

Pasien wanita akan dibius ringan dan sel telur akan diambil oleh spesialis kami. Setelah sel telur diambil, pasien wanita akan diberikan obat yang membantu rahimnya bersiap untuk transfer embrio. Sel telur juga dapat dibekukan jika pasien ingin menunda kehamilannya.

PENGAMBILAN SEL SPERMA

Pasien pria diminta untuk memproduksi sampel semen. Spesimen akan dibilas, dan hanya sperma terbaik yang dipilih. Sperma tersebut dapat digunakan untuk membuahi sel telur atau dibekukan untuk kepentingan lain di waktu mendatang.

PEMBUAHAN SEL TELUR

Sel telur yang sudah diambil akan dibuahi dengan cara meletakkan sel telur dan sperma di cawan media (IVF) atau dengan injeksi sperma secara intrasitoplasmik (ICSI). Sel telur kemudian akan diawasi secara reguler oleh embriologis kami untuk memastikan berlangsungnya proses pembuahan.

TRANSFER EMBRIO KE DALAM RAHIM

Transfer embrio dapat dilakukan pada hari ke-3 atau ke-5 setelah sel telur diambil. Embriologis kami akan menilai embrio berdasarkan pertumbuhan dan kualitasnya. Transfer pada hari ke-3 atau ke-5 bergantung pada hasil penilaian tim kami.

SETELAH TRANSFER

Dua minggu setelah transfer embrio, tim perawat kami akan melakukan tes darah kehamilan pada pasien wanita dengan cara mengukur hormon kehamilan (b- HCG). Hasilnya akan diperoleh dalam 4 jam.

ICSI

Intracytoplasmic Sperm Injection
(Injeksi Sperma Intracytoplasmic)

SATU SEL TELUR + SATU SPERMA = ICSI

PROSEDUR

ICSI membantu banyak pasutri yang bermasalah dengan kesuburan pria akibat motilitas sperma yang buruk atau banyak sperma yang rusak. Karena sperma terkendala untuk masuk ke dalam sel telur dan membuahinya, ahli embriologi kami akan memilih sperma di bawah mikroskop dan menyuntikkannya langsung ke dalam sel telur.

Laser Assisted Hatching (LAH) adalah teknik yang dilakukan untuk mempertinggi tingkat keberhasilan siklus IVF/ICSI setelah ICSI dan sebelum transfer embrio. LAH terutama berguna pada kasus-kasus dengan peningkatan Follicle Stimulating Hormone (FSH) basal, riwayat 2 atau lebih siklus IVF yang gagal sebelumnya, serta embrio dengan dinding sel tebal.

IMSI

Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection
(Injeksi Sperma Terpilih secara Intracytoplasmic)

SATU SEL TELUR + SATU SPERMA (DIPILIH DENGAN MENGGUNAKAN MIKROSKOP MAGNIFIKASI SANGAT TINGGI) = IMSI

Dengan prosedur IMSI, ahli embriologi kami menilai struktur sperma secara lebih baik serta menghindarkan sperma yang diduga abnormal disuntikkan ke dalam sel telur yang tersedia.

 

Ahli embriologi kami memeriksa setiap sperma pada pembesaran 6000 kali dengan menggunakan mikroskop digital berdaya tinggi. Sperma yang diidentifikasi normal secara struktural kemudian akan digunakan untuk membuahi sel telur dengan menerapkan prosedur ICSI.

MEMBUAT JADWAL KONSULTASI

Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 Kunjungi klinik fertilitas kami jika Anda mempertimbangkan untuk melakukan In Vitro Fertilization (IVF). Kami dengan senang hati akan mendiskusikan opsi finansial yang ada dan membantu menjawab pertanyaan Anda.

Berita dan artikel