Penantian 3 Tahun Berbuah Manis: Kisah Sukses Inseminasi Setelah Melawan Varikokel dan Hidrosalping

Melawan Varikokel dan Hidrosalping, Penantian 3 Tahun Berbuah Manis

Perjalanan Bunda Astri dan Ayah Rian dalam mendapatkan keturunan dengan melawan varikokel dan hidrosalping berakhir bahagia melalui inseminasi.

Salah satu gangguan kesuburan yang umum dialami oleh wanita adalah hidrosalping. Hidrosalping merupakan kondisi dimana terjadi penumpukan cairan pada saluran tuba falopi. Kondisi ini bisa menyebabkan saluran tuba tersumbat sehingga proses pertemuan sel sperma dan sel telur terhalang.

Kondisi ini yang dialami oleh Bunda Astri. Ia didiagnosis mengalami hidrosalping ringan tanpa sumbatan. Perlu diketahui, hidrosalping tidak selalu menimbulkan penyumbatan pada tuba.

Tidak hanya itu, Bunda Astri juga didiagnosis memiliki polip rahim. Polip rahim merupakan pertumbuhan jaringan yang abnormal pada lapisan dinding rahim (endometrium). Biasanya, polip bersifat jinak dan memiliki bentuk bulat atau lonjong dengan ukuran yang beragam. 

Polip bisa menyebabkan seorang wanita sulit hamil jika ukuran dan letaknya bisa memengaruhi kehamilan, seperti mengganggu implantasi embrio, maupun perjalanan sperma menuju rahim.


Tanya Mincah tentang Promil?

New CTA WA

Tak berhenti sampai di situ, sang suami, Ayah Rian, juga didiagnosis mengalami varikokel. Bahkan sebagai salah satu langkah ikhtiar keduanya, pasangan ini melakukan program hamil alami. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada keduanya.

Memutuskan untuk Melakukan Program Inseminasi

Bunda Astri dan suami telah menikah selama 3 tahun. Namun, keduanya belum juga memiliki keturunan. Perjuangan Bunda Astri dan Ayah Rian tidak berakhir di situ, meski gagal melakukan program hamil alami, keduanya memutuskan untuk melakukan program inseminasi pada awal tahun 2022.

Keduanya ditangani oleh dr. Cynthia Agnes Susanto, BMedSc, SpOG, dokter spesialis obstetri dan kandungan Bocah Indonesia dan dr. Tiara Kirana, Sp.And., dokter spesialis andrologi Bocah Indonesia.

Menurut dr. Cynthia, pada program hamil inseminasi, salah satu pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah memastikan jika saluran tuba pada calon Bunda terbuka.

“Inseminasi adalah suatu program hamil di mana mempertemukan sel sperma dan sel telur di dalam tubuh istrinya. Kita harus mengecek, khususnya untuk perempuan atau calon Bundanya bahwa salah satu atau kedua saluran tubanya itu dalam keadaan terbuka. Artinya, harus dipastikan melalui pemeriksaan HSG maupun HyFoSy, bahwa salah satu kedua saluran tuba harus dalam keadaan terbuka. Karena hidrosalping (kasus Bunda Astri) tidak membuat sumbatan pada tuba maka program inseminasi masih bisa dilakukan. Sedangkan pada kasus hidrosalping yang berat bisa menyebabkan sumbatan atau hambatan perjalanan sel telur dari ovarium menuju rahim, sehingga tidak bisa dilakukan inseminasi,” ujar dr. Cynthia.

Setelah perjalanan panjang dan pemeriksaan yang dijalani keduanya, penantian 3 tahun pun berakhir bahagia dengan test pack menunjukkan garis dua.

Bagi Ayah Bunda yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan program inseminasi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji