Pengaruh Usia Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita

Pengaruh Usia Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita

Kondisi kesuburan wanita dipengaruhi oleh usia. Selamakesehatan organ reproduksi tidak bermasalah, maka usia tidak berpengaruh. Namun, jumlah dan kualitas sel telur akan menurun secara signifikan.

Bunda, jika ingin merencanakan program hamil sebaiknya jangan menunda. Pasalnya, semakin bertambah usia, kondisi kesuburan wanita juga akan menurun secara signifikan. Umumnya, seorang wanita akan mengeluarkan sel telur yang sudah matang setiap bulannya untuk dibuahi oleh sperma. Namun, jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan meluruh bersama jaringan dinding rahim yang disebut sebagai proses menstruasi.

Baca juga: Usia 43, Peluang Hamil Masih Ada? 

Benarkah Usia Berpengaruh Terhadap Kesehatan Rahim?

Semakin bertambahnya usia wanita maka kesuburan wanita juga akan menurun secara alami akibat sel telur yang diproduksi berkurang karena penuaan pada sistem reproduksi. Faktor genetik dan lingkungan memiliki pengaruh dalam penuaan ovarium. 

Bunda memang masih memiliki peluang kehamilan namun banyak risiko maupun gangguan kesehatan ketika hamil pada usia yang tidak muda lagi. Semakin muda usia Bunda maka peluang keberhasilan kehamilan pun semakin tinggi.


Tanya Mincah tentang Promil?

New CTA WA

Ketika wanita menginjak usia 20-an, maka usia tersebut merupakan waktu yang tepat untuk mendapatkan kehamilan. Pasalnya, pada usia ini jumlah dan kualitas sel telur wanita dalam keadaan baik. Selama kondisi organ reproduksi sehat maka peluang mendapatkan kehamilan pun semakin tinggi.

Ketika seorang wanita menginjak usia 30-an, maka ini mungkin usia yang cukup ideal untuk memiliki keturunan karena lebih siap secara mental dan finansial. Namun, pada usia ini tingkat kesuburan wanita menurun secara signifikan. Peluang kehamilan pun semakin menurun ketika wanita memasuki usia 35-an tahun.

Baca juga: Kapan Usia Subur Wanita Menurun? 

Tidak hanya itu, risiko kehamilan pun meningkat pada usia 30-an, seperti keguguran. Oleh sebab itu, jika Bunda tengah hamil pada usia lebih dari 30 tahun, sebaiknya periksakan kondisi kehamilan secara berkala ke dokter.

Ketika seorang wanita menginjak usia 40-an, maka kemampuan untuk hamil pun semakin menurun. Kondisi ini terjadi ketika kualitas dan jumlah sel telur sudah menurun secara signifikan dibandingkan pada usia-usia sebelumnya.

Bahkan beberapa studi menyebutkan jika bayi yang lahir dari ibu berusia di atas 40 tahun memiliki risiko, seperti down syndrome.

Jadi, usia bisa memengaruhi kondisi kesuburan karena jumlah dan kualitas sel telur wanita menurun seiring bertambahnya usia. Sementara itu, usia tidak memengaruhi kondisi rahim atau organ reproduksi lainnya secara signifikan selama tidak memiliki gangguan medis tertentu.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
Item #1
Team Content Medis Bocah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji