Bisakah Pasangan yang Mengalami Unexplained Infertility Hamil?

unexplained infertility atau infertilitas idiopatik

Unexplained infertility menjadi salah satu penyebab infertilitas. Kondisi ini yang menyebabkan pasangan suami istri sulit memiliki keturunan walaupun hasil pemeriksaan lengkap dinyatakan normal.

Bagi pasangan suami istri yang telah menikah lebih dari 1 tahun, terdapat banyak faktor yang menyebabkan sulit terjadinya kehamilan, salah satunya unexplained infertility. Unexplained infertility atau infertilitas idiopatik terjadi pada sekitar 10 persen pasangan suami istri. Lantas, apa itu unexplained infertility?

Mengenal Unexplained Infertility

Pasangan suami istri dapat dikatakan mengalami masalah infertilitas ketika telah menikah dan melakukan hubungan seksual selama 1 tahun namun tidak kunjung hamil. Sementara, Unexplained infertility adalah ketika pasangan suami istri belum mendapatkan keturunan setelah melakukan pemeriksaan lengkap yang dinyatakan normal dan ditangani selama 2 tahun namun tidak kunjung hamil. Kondisi ini terjadi ketika pasangan suami istri yang telah melakukan pemeriksaan kesuburan tetapi tidak ditemukan adanya masalah pada sistem reproduksi keduanya.

Pasangan suami istri yang didiagnosis mengalami infertilitas idiopatik ketika sudah melakukan pemeriksaan lengkap, seperti analisis semen, penilaian fungsi ovulasi, hingga uji patensi tuba namun tidak kunjung hamil meski hasil pemeriksaan dinyatakan normal.

Menurut Oxford Academic, tingkat keberhasilan kehamilan pada pasangan dengan infertilitas idiopatik terbukti sangat tinggi.

Apakah Pasangan dengan Unexplained Infertility Bisa Hamil?

Meski pasangan suami istri yang mengalami infertilitas idiopatik tidak diketahui penyebabnya namun bukan berarti Anda tidak bisa hamil. Menurut dr. Thomas Chayadi, Sp.OG, dokter spesialis kandungan di Pusat Fertilitas Bocah Indonesia, mengungkapkan jika pasien dengan infertilitas idiopatik bisa hamil dengan beberapa cara, yakni secara alami, melalui teknologi berbantu inseminasi intrauterine (IUI) ataupun bayi tabung (IVF).

“(Unexplained infertility) bisa hamil cuma caranya aja bisa coba dari alami, inseminasi intrauterine, sampai IVF (bayi tabung),” ujar dr. Thomas Chayadi, Sp.OG.

Berikut beberapa cara penanganan bagi pasangan suami istri dengan infertilitas idiopatik yang ingin memiliki keturunan:

1. Manajemen ekspektatif

Salah satu cara penanganan bagi pasangan suami istri dengan unexplained infertility adalah manajemen ekspektatif. Melalui manajemen ekspektatif, Anda dan pasangan akan disarankan untuk melakukan hubungan seksual secara teratur 1 – 2 hari sekali pada masa subur (10 – 17 hari setelah hari pertama haid terakhir). Melakukan hubungan seksual secara rutin pada masa subur dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Penanganan dengan manajemen ekspektatif ini biasanya dilakukan pada wanita berusia di bawah 35 tahun dan usia pernikahan di bawah 2 tahun.

2. Inseminasi intrauterine (IUI)

Cara lainnya yang dapat dilakukan agar pasangan suami istri dengan unexplained infertility untuk memiliki keturunan adalah melalui program hamil berbantu inseminasi intrauterine (IUI). Metode inseminasi intrauterine merupakan metode yang dilakukan dengan cara memasukkan sperma pria ke dalam rongga rahim wanita.

Metode inseminasi intrauterine ini dapat meningkatkan keberhasilan kehamilan. Hal ini lantaran melalui metode IUI maka faktor serviks dan antibodi antisperma yang kerap dikaitkan dengan infertilitas idiopatik dapat dihindari.

3. Bayi tabung (IVF)

Jika Anda dan pasangan telah melakukan inseminasi intrauterine (IUI) namun tidak kunjung terjadinya kehamilan maka metode bayi tabung (IVF) bisa menjadi salah satu solusi. Program bayi tabung merupakan salah satu teknologi reproduksi berbantu. Melalui metode ini, proses pembuahan sel telur oleh sperma dilakukan di luar tubuh (in vitro) atau lebih tepatnya di laboratorium.

Hasil pembuahan sel telur oleh sperma atau yang disebut sebagai embrio akan dipantau perkembangannya, khususnya pada hari pertama, kedua, dan kelima pasca pembuahan. Selanjutnya, embrio akan dimasukkan kembali ke dalam rahim wanita.

sulit hamil walau hasil normal

Bagaimana Cara Diagnosis Unexplained Infertility?

Sebelum dinyatakan mengalami infertilitas idiopatik, pasangan suami istri harus menjalani rangkaian pemeriksaan lengkap kesuburan, yang meliputi analisa sperma untuk mengetahui jumlah dan kualitas sperma pada pria, pemeriksaan uji patensi tuba pada wanita untuk mengetahui apakah hambatan atau gangguan pada saluran tuba, dan pemantauan fungsi ovulasi untuk mengetahui apakah siklus ovulasi teratur atau tidak.

Jika dari semua hasil pemeriksaan dinyatakan normal, mungkin Anda dan pasangan dinyatakan mengalami infertilitas idiopatik.

Bagaimana Cara Mengatasi Unexplained Infertility?

Meski penyebab unexplained infertility tidak dapat dapat diketahui penyebabnya namun disarankan Anda tetap menjalani pola hidup sehat. Selain itu, melakukan pemeriksaan kesuburan sejak dini juga penting untuk mengetahui kondisi kesuburan Anda.

Penutup

Meski Anda mengalami infertilitas idiopatik namun tidak perlu berkecil hati karena Anda memiliki kesempatan untuk memiliki keturunan. Perkembangan teknologi yang semakin berkembang dapat membantu Anda melakukan pemeriksaan kesuburan secara lengkap. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan organ reproduksi secara berkala. Tetap semangat untuk menjadi pejuang dua garis.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum juga hamil setelah berupaya selama dua belas bulan atau lebih (atau enam bulan jika usia perempuan di atas 35 tahun), kami menyarankan Anda untuk melakukan penilaian kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau dengan mengisi formulir melalui tombol dibawah.

  1. Quaas, A., Dokras, A. Diagnosis and Treatment of Unexplained Infertility. Rev Obstet Gynecol. 2008 Spring; 1(2): 69–76. 
  2. Gelbaya, T. A., et al. Definition and Epidemiology of Unexplained Infertility. Obstetrical & Gynecological, February 2014 – Volume 69 – Issue 2 – p 109-115. 
  3. American Society for Reproductive Medicine. Unexplained Infertility.
  4. Sadeghi, M. R. S. Unexplained Infertility, the Controversial Matter in Management of Infertile Couples. J Reprod Infertil. 2015 Jan-Mar; 16(1): 1–2. 
  5. Brandes, M., et al. Unexplained infertility: overall ongoing pregnancy rate and mode of conception. Human Reproduction, Volume 26, Issue 2, February 2011, Pages 360–368.
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Reservasi