Semarak Peringatan Hari Fertilitas Dunia di Bocah Fertility Week 2021

bocah fertility week

Tahukah Anda, jika pada tanggal 2 November diperingati sebagai hari Fertilitas Dunia? Hari Fertilitas Dunia pertama kali didirikan oleh sebuah organisasi fertilitas, di Inggris. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bagi pasangan yang memiliki masalah dengan kesuburan di seluruh dunia.

Seperti yang diketahui, masalah infertilitas merupakan salah satu penyebab utama pasangan sulit mendapatkan keturunan. Permasalahan infertilitas dialami sebanyak 12,5 persen pasangan di seluruh dunia, di mana satu dari delapan pasangan memiliki permasalahan dalam mendapatkan buah hati.

Di Indonesia sendiri, infertilitas menjadi masalah yang tidak bisa diremehkan dan perlu penanganan yang serius. Beberapa wanita yang mengalami masalah kesuburan memiliki permasalahan, seperti endometriosis, gangguan ovulasi, masalah tuba falopi, idiopatik, polip, miom, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan lain-lain. Namun, tahukah Anda apa itu infertilitas?

Infertilitas

Infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan mendapatkan kehamilan setelah satu tahun menikah dan melakukan hubungan suami istri teratur selama dua hingga tiga kali per minggu tanpa menggunakan alat kontrasepsi.

Infertilitas dapat disebabkan oleh beberapa faktor:

Usia

Tingkat kesuburan wanita biasanya menurun secara signifikan ketika menginjak usia 30 tahun.

Gaya hidup

Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko keguguran, pengurangan jumlah sel telur, gangguan ovulasi dan pertumbuhan endometriosis.

Fisik

Kelainan genetik bawaan atau kelebihan berat badan dapat menghambat proses kehamilan.

Tanpa sebab tertentu

Salah satu kondisi dimana anda sulit hamil adalah kondisi yang tidak dapat dijelaskan, 10% pasangan di Indonesia mengalami ini! Faktor ini bisa dibilang paling misterius. Ayah Bunda bisa saja memiliki organ reproduksi yang sehat, bebas dari penyakit, dan memproduksi sel telur dan sperma yang berkualitas.

Banyak sumber ketidaksuburan yang baru bisa dipastikan setelah pasutri menjalani pemeriksaan secara individual. Dengan pemeriksaan secara menyeluruh, dokter akan membangun diagnosis tentang kondisi pasutri sekaligus memberikan rekomendasi tentang solusi yang dapat mereka ambil.

Oleh sebab itu, Pusat Fertilitas Bocah Indonesia hadir untuk membantu pasangan yang ingin memiliki buah hati namun terkendala masalah infertilitas. Solusi yang diberikan Bocah Indonesia dalam menangani permasalahan tersebut dengan memberikan konsultasi dari para ahli dan pilihan program hamil yang tepat untuk para pejuang dua garis, yaitu inseminasi intrauterine (IUI) dan bayi tabung (IVF). Program hamil yang berbeda, maka ketentuan dan prosedurnya pun juga berbeda.

Pilihan Program Hamil Tepat

Inseminasi intrauterine (IUI)

Inseminasi Intrauterine (IUI) merupakan salah satu program kehamilan dengan teknik memasukkan sperma pria yang paling baik ke dalam rahim wanita untuk memudahkan proses pembuahan secara alami. Teknik ini dinilai lebih aman dan memiliki biaya yang ekonomis bila dibandingkan dengan program bayi tabung.

Indikasi pasien yang bisa melakukan prosedur inseminasi intrauterine (IUI) sebagai berikut:

  • Wanita yang memiliki gangguan ovulasi (Polycystic Ovarian Syndrome – PCOS).
  • Wanita yang memiliki endometriosis derajat ringan.
  • Infertilitas dari pasangan, baik wanita dan pria yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti hepatitis atau HIV.
  • Gangguan infertilitas yang dialami pria, seperti sperma abnormal, gangguan ereksi, gangguan ejakulasi, dan kondisi lainnya.

Bayi tabung

Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) merupakan proses pembiakan embrio di laboratorium melalui hasil pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria di luar tubuh (in vitro).

Indikasi pasien yang bisa melakukan prosedur bayi tabung (IVF) sebagai berikut:

  • Faktor sperma pria yang tidak dapat dikoreksi dengan obat/operasi.
  • Oklusi tuba bilateral Bunda yang tidak dapat dikoreksi.
  • Wanita tidak kunjung hamil pasca 3-4x Inseminasi Intra Uterine 6 bulan pasca koreksi tuba falopi, Bunda tidak membuahkan kehamilan.
  • Wanita yang memiliki gangguan endometriosis derajat sedang-berat.
  • Infertilitas idiopatik (selama 3 tahun tidak kunjung hamil).
  • Wanita yang mengalami gangguan ovulasi dan penurunan cadangan telur.
  • Wanita yang mengalami gangguan cadangan ovarium.
  • Wanita yang mengalami keguguran idiopatik berulang.
  • Adanya kondisi medis turunan yang dapat diatasi dengan Preimplantation Genetic Testing (PGT).

Bocah Fertility Week 2021

Dalam rangka memperingati hari Fertility Dunia, Bocah Indonesia mempersembahkan Bocah Fertility Week yang akan diselenggarakan pada 1 – 6 November 2021.

BFW (Bocah Fertility Week) merupakan acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari Fertilitas Dunia yang jatuh pada tanggal 2 November.

Acara ini digelar untuk mengedukasi masyarakat mengenai fertilitas, membantu dan menjadi wadah bagi para pejuang dua garis, memberikan informasi pendukung untuk menyukseskan program hamil, serta mengenalkan Bocah Indonesia sebagai One Stop Fertility Center. Acara ini juga membuka peluang kepada seluruh masyarakat untuk dapat ikut serta secara gratis.

BFW akan diselenggarakan dalam sepekan dengan berbagai acara menarik setiap harinya dengan melibatkan kolaborasi puluhan expert dan public figure pada bidangnya.

Ingin menjadi bagian dari Bocah Fertility Week 2021?

 

Share:
  • 176
    Shares

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

doctors
Reservasi