5 Rekomendasi Olahraga untuk PCOS yang Bisa Bunda Coba

rekomendasi olahraga pcos

Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan berlebihan pada wanita yang menderita PCOS.

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS merupakan salah satu gangguan kesuburan yang dialami oleh wanita selama usia produktif. Kondisi ini disebabkan adanya ketidakseimbangan hormon sehingga menyebabkan menstruasi yang tidak teratur.

PCOS juga ditandai tumbuhnya rambut berlebihan di bukan tempatnya, jerawat, hingga berat badan berlebihan atau obesitas. Obesitas ini bisa menyebabkan meningkatnya risiko diabetes dan resistensi insulin. Oleh sebab itu, olahraga teratur dapat membantu menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan hormon, serta meningkatkan kebugaran tubuh.
Baca juga: 5 Pilihan Obat PCOS yang Dapat Meredakan Keluhan

Olahraga untuk PCOS

Berbagai jenis olahraga ini dapat dilakukan oleh wanita yang mengalami PCOS. Rutin berolahraga juga dapat membantu Anda dalam mengelola stres, membuat tidur lebih nyenyak, hingga mengatasi gejala depresi.Berikut jenis olahraga yang bisa Anda lakukan:
  • Jogging

    Salah satu jenis olahraga untuk PCOS yang dapat dilakukan adalah jogging. Jogging merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja tanpa membutuhkan alat olahraga khusus.Anda juga dapat mengubah interval jogging dengan berjalan kaki selama 5 menit dengan kecepatan sedang, dan 5 menit berjalan dengan cepat.
  • Yoga

    Jenis olahraga lainnya yang dapat dilakukan oleh penderita PCOS adalah yoga. Yoga dapat membantu tubuh dalam mengolah pikiran dan juga tubuh. Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Physical Exercise for Human Health mengungkapkan jika wanita yang mengalami PCOS memiliki peningkatan respons tubuh terhadap stres.Selain membakar kalori pada tubuh, olahraga ini dapat mengurangi tingkat stres yang bisa memperparah kondisi PCOS Anda.
  • Berenang

    Berenang memanfaatkan resistensi dalam melatih seluruh tubuh, termasuk di antaranya pada otot dan persendian. Maka dari itu, cobalah tetapkan jarak serta kecepatan untuk mencapai sasaran. Selain membakar kalori pada tubuh, berenang yang dilakukan secara rutin juga bisa membantu menurunkan berat badan.
  • Olahraga kardiovaskular

    Latihan kardiovaskular merupakan latihan yang dapat memompa jantung Anda. Latihan kardiovaskular dilakukan dengan intensitas sedang. Jenis latihan kardiovaskular yang dapat dilakukan seperti aerobik, menari, hingga mengendarai sepeda.
  • Olahraga lainnya

    Selain beberapa jenis olahraga di atas, Anda juga bisa melakukan beberapa jenis olahraga PCOS seperti Zumba, bermain bola basket yang dapat dilakukan di rumah tanpa harus pergi ke tempat gym. Selain itu, Anda juga bisa memilih olahraga yang fokusnya pada kekuatan tubuh, seperti latihan squat, push-up, atau tricep dips.

Manfaat Olahraga untuk PCOS

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Endocrinological Investigation, olahraga untuk penderita PCOS memberikan beberapa manfaat, seperti:
  • Menurunkan kolesterol

    Risiko memiliki kolesterol dan trigliserida sangat mungkin dialami oleh wanita yang mengidap PCOS. Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi seperti sindrom metabolik. Olahraga yang dilakukan secara rutin ini dapat membantu menurunkan kolesterolnya.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin

    Melakukan olahraga kardio dan latihan kekuatan secara rutin juga dapat membantu tubuh untuk merespons insulin lebih baik. Hal ini mampu menurunkan risiko diabetes dan komplikasi lainnya.
  • Meningkatkan kualitas tidur

    Manfaat olahraga untuk wanita yang mengalami PCOS dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Menurut jurnal yang diterbitkan Nature and Science of Sleep mengungkapkan jika wanita yang mengidap PCOS dianggap lebih banyak mengalami insomnia.Oleh sebab itu, disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin agar dapat membantu Anda cepat tidur serta meningkatkan kualitas tidur Anda.
  • Menurunkan risiko penyakit jantung

    Salah satu risiko komplikasi yang bisa dialami oleh penderita PCOS adalah mengidap penyakit kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi hingga kolesterol tinggi. Terlebih penderita PCOS memiliki berat badan berlebihan sehingga sangat memungkinkan mengalami kondisi tersebut.Maka dari itu, olahraga kardio dapat mengurangi risiko tersebut serta memperkuat otot jantung. Penyakit jantung pun dapat diminimalisir.
  • Meningkatkan hormon bahagia

    Rutin melakukan olahraga bisa membuat suasana hati Anda lebih baik dan bahagia. Hal ini lantaran olahraga dapat merangsang tubuh wanita yang mengalami PCOS untuk melepas hormon endorfin atau yang dikenal sebagai hormon bahagia.
Baca juga: Apakah PCOS Bisa Sembuh? Begini Penjelasannya!

Apakah Bisa Hamil Setelah Melakukan Olahraga untuk PCOS?

Wanita yang mengidap PCOS biasanya mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur akibat ketidakseimbangan hormon. Selain mengonsumsi pil KB untuk mengembalikan siklus haid Anda kembali teratur maka diperlukan juga melakukan olahraga secara rutin serta pola makan sehat dengan gizi seimbang. Jika hormon kembali seimbang maka tentu dapat meningkatkan peluang hamil Anda.

BACA JUGA : 5 Pilihan Obat PCOS yang Dapat Meredakan Keluhan

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Meski begitu, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika diagnosis menunjukkan Anda mengidap PCOS maka tanyakan dokter terkait perawatan apa yang akan dijalani. Tidak perlu khawatir, meski mengalami kondisi tersebut namun Anda masih memiliki peluang kehamilan berdasarkan kondisi masing-masing serta perawatan dan pengobatan yang dijalani.

cheer

Jika Anda melakukan perawatan PCOS, kami memiliki layanan yang tepat untuk Anda. Silakan isi formulir di bawah ini, tim kami segera menghubungi Anda.

PCOS bisa menjadi salah satu penyebab wanita sulit hamil. Segera lakukan pemeriksaan untuk penanganan yang tepat.

 

  • Woodward, A., et al. (2020). Exercise and Polycystic Ovary Syndrome. Adv Exp Med Biol. 2020; 1228:123-136. 
  • Patten, R. K., et al. (2020). Exercise Interventions in Polycystic Ovary Syndrome: A Systematic Review and Meta-Analysis. Front Physiol. 2020; 11: 606. 
  • Fernandez, R. C., et al. (2017). Sleep disturbances in women with polycystic ovary syndrome: prevalence, pathophysiology, impact and management strategies. Nature and Science of Sleep, Volume 10, 45–64. 
  • Mario, F. M., et al. (2017). Habitual physical activity is associated with improved anthropometric and androgenic profile in PCOS: a cross-sectional study. Journal of Endocrinological Investigation volume 40, pages377–384 (2017). 
Avatar photo
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji