Alkohol dan Rokok Bikin Sperma Anjlok

Alkohol dan Rokok Bikin Sperma Anjlok

Alkohol dan rokok tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga terhadap kesuburan, salah satunya kualitas sperma.

Jika Ayah sering mengonsumsi alkohol dan merokok, bukan hanya organ tubuh yang mengalami gangguan kesehatan, melainkan juga kesuburan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jika di dalam sebatang rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, di mana 250 bahan kimia di dalamnya merupakan penyebab kanker.

Sama halnya seperti rokok, alkohol juga memberikan dampak yang buruk bagi kesuburan, yaitu sel telur dan sperma. Bahkan, alkohol menjadi pantangan utama bagi pasangan suami istri yang hendak menjalani program hamil.

Baca juga: 8 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan, Bisa Bikin Susah Hamil?

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Pengaruh Merokok Terhadap Sperma

Ayah, perlu diketahui jika rokok mengandung zat-zat berbahaya yang kadarnya cukup tinggi, misalnya nikotin. Di mana nikotin dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti masalah pada irama jantung maupun perubahan denyut jantung.

Bahkan menurut dr. Gito Wasian, Sp.And, dokter spesialis andrologi Bocah Indonesia, menyebutkan jika kandungan nikotin pada rokok konvensional maupun rokok elektrik (vape) dapat menyebabkan iritasi serta peradangan pada saluran pernapasan. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang maka bisa menyebabkan penyakit kronis maupun asma.

Rokok dinyatakan dapat memengaruhi kondisi kesuburan lantaran kandung nikotin maupun zat berbahaya di dalamnya. Sebab hasil pembakaran nikotin akan menghasilkan radikal bebas yang bisa memengaruhi proses produksi sperma.

“Dari proses pembakaran (nikotin) itu akan menghasilkan radikal bebas yang bisa mengganggu produksi testosteron maupun sperma. Jadi, tentu akan berpengaruh terhadap kesuburan pria,” ujar dr. Gito.

Selain itu, nikotin dapat menyebabkan pelepasan zat kimia yang disebut dopamin. Zat kimiawi ini bahkan bisa mencapai otak lebih cepat daripada alkohol, yakni 20 detik dari hisapan pertama.

“Zat kimia (dopamin) ini bisa mencapai otak 20 puluh detik dari hisapan pertama, lebih cepat dari alkohol. Zat ini juga sangat adiktif bagi pemakainya,” tambahnya.

Baca juga: Lebih Bahaya Vape atau Rokok Bagi Kesehatan?

Pengaruh Alkohol Terhadap Kesuburan

Jika Ayah sedang menjalani program hamil, sebaiknya mulai berhenti konsumsi alkohol. Hal ini lantaran alkohol dapat berpengaruh pada bentuk, jumlah, hingga pergerakan sperma.

Alkohol yang masuk melalui darah akan tersalurkan menuju testis sehingga dapat merusak dan mengubah bentuk sperma.

Salah satu kriteria sperma dikatakan sehat jika memiliki bentuk yang normal, terdiri dari kepala, leher, bagian tengah, serta ekor panjang. Jika Ayah mengonsumsi alkohol maka ekor sperma dapat mengeriting atau rusak. Bentuk yang tidak sempurna ini bisa mengurangi kemampuan sperma berenang menuju sel telur.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi alkohol juga bisa mengurangi jumlah sperma. Kondisi ini terjadi lantaran hormon yang berperan dalam proses produksi sperma, yakni testosteron menurun.

Sebaliknya, hormon estrogen akan meningkat pada pria. Kondisi ini secara tidak langsung dapat menyebabkan jumlah dan kualitas sperma menurun setelah mengonsumsi alkohol.

Selain berpengaruh terhadap jumlah dan bentuk sperma, kebiasaan minum alkohol juga bisa menurunkan gairah seksual pria. Kondisi ini bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi sehingga kualitas hubungan dapat menurun.

Nah, sekarang Ayah sudah tahu kan bahayanya merokok dan minum alkohol terhadap kesuburan? Sebaiknya, Ayah menghindari hal tersebut jika sedang merencanakan promil bersama pasangan. Ubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan periksakan kondisi kesuburan Ayah ke dokter!

Artikel ini ditinjau secara medis oleh dr. Chitra Fatimah

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • World Health Organization. (2019). The Tobacco Body. 
  • Ricci, E., et al. (2017). Semen quality and alcohol intake: a systematic review and meta-analysis. Reproductive BioMedicine Online, 34(1), 38–47. 
  • Finelli, R., et al. (2022). Impact of Alcohol Consumption on Male Fertility Potential: A Narrative Review. Int. J. Environ. Res. Public Health 2022, 19(1), 328. 
  • Heertum, KV., Rossi, B. (2017). Alcohol and fertility: how much is too much? Fertility Research and Practice volume 3, Article number: 10. 
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
[caldera_form id="CF6195e2bd61123"]
Buat Janji