Dorong Kesuburan dengan Kacang-Kacangan

Dorong Kesuburan dengan Kacang-Kacangan

Konsumsi kacang hijau dinilai dapat meningkatkan kesuburan. Cari tahu fakta kacang-kacangan untuk kesuburan di sini! 

Siapa yang tidak suka mengunyah kacang sambil menonton tv? Kacang bukan hanya camilan enak, tapi juga merupakan pilihan camilan sehat yang dapat memberikan manfaat besar bagi tubuh. 

Kacang-kacangan menyimpan kandungan nutrisi yang luar biasa, mulai dari protein dan serat hingga vitamin E, magnesium, omega-3, dan asam lemak tak jenuh.

Belakangan konsumsi kacang-kacangan dikaitkan dengan manfaat kesuburan. Tidak hanya untuk Ayah, konsumsi beberapa variasi kacang dinilai mampu mendorong kesuburan bagi Bunda. Yuk, cari tahu di sini. 

Baca Juga:  5 Jenis Asupan Makanan Agar Embrio Menempel

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Manfaat Kacang-kacangan untuk Kesuburan

Kacang-kacangan bukan hanya camilan yang lezat, tetapi juga merupakan sumber nutrisi penting yang dapat mendukung kesuburan baik pada Ayah maupun Bunda. Berikut adalah beberapa manfaat kacang-kacangan untuk kesuburan Ayah dan Bunda:

1. Meningkatkan kualitas sperma

Kacang-kacangan seperti kenari, almond, dan hazelnut mengandung berbagai zat gizi seperti protein, asam lemak omega-3, folat, antioksidan, vitamin E, zinc, dan selenium. Semua nutrisi ini berperan penting dalam mematangkan sperma dan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga meningkatkan kualitas sperma Ayah.

2. Regulasi hormon testosteron

Kombinasi nutrisi dalam kacang-kacangan juga dapat membantu mengatur hormon testosteron pada Ayah. Hormon testosteron yang seimbang merupakan kunci penting untuk kesuburan pria, karena berpengaruh pada jumlah, bentuk, dan motilitas sperma.

3. Meningkatkan kesehatan reproduksi

Kacang-kacangan mengandung banyak nutrisi penting yang tidak hanya bermanfaat untuk kesuburan, tetapi juga untuk kesehatan reproduksi Ayah Bunda secara keseluruhan. Nutrisi-nutrisi ini dapat membantu menjaga kesehatan organ reproduksi, meningkatkan produksi hormon reproduksi, dan mendukung fungsi tubuh yang optimal.

4. Meningkatkan kesehatan keseluruhan

Selain manfaat langsung untuk kesuburan, kacang-kacangan juga membantu meningkatkan kesehatan keseluruhan Ayah dan Bunda. Mereka mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis, dan meningkatkan energi dan vitalitas.

Dengan mengonsumsi kacang-kacangan secara teratur sebagai bagian dari pola makan seimbang, Ayah dan Bunda dapat meningkatkan kesuburan serta menjaga kesehatan reproduksi dan juga tubuh.

Jenis Kacang-kacangan untuk Kesuburan

Berikut ini ada beberapa jenis kacang-kacangan yang baik untuk bantu kesuburan Ayah Bunda:

1. Kacang almond

Almond merupakan sumber vitamin E yang baik, yang telah terbukti dapat meningkatkan kualitas sperma pada Ayah dan kesuburan pada Bunda. Vitamin E juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel reproduksi dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, almond juga mengandung selenium dan zinc, dua mineral penting yang berperan dalam kesuburan.

2. Kacang walnut

Walnut kaya akan asam lemak omega-3, yang telah terbukti meningkatkan sirkulasi darah ke organ reproduksi, meningkatkan kualitas sperma pada Ayah, dan mendukung keseimbangan hormon pada Bunda. Walnut juga mengandung vitamin E dan antioksidan lainnya yang melindungi sel-sel reproduksi dari kerusakan oksidatif.

3. Kacang Brazil

Kacang Brazil merupakan sumber selenium yang sangat baik. Selenium diperlukan untuk produksi sperma yang sehat pada Ayah dan untuk mengatur siklus menstruasi pada Bunda. Kekurangan selenium dapat menyebabkan masalah kesuburan.

4. Kacang hazel

Hazel kaya akan asam folat, zat besi, dan vitamin E. Asam folat penting untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi dan meningkatkan kesuburan pada Bunda. Zat besi juga penting untuk kesehatan reproduksi, sementara vitamin E membantu melindungi sel-sel reproduksi dari kerusakan.

5. Kacang kedelai

Kedelai mengandung fitoestrogen, yang dapat membantu menjaga keseimbangan hormon yang penting untuk kesuburan Ayah dan Bunda. Kedelai juga kaya akan protein nabati dan serat.

6. Kacang lentil

Lentil merupakan sumber protein nabati yang kaya akan serat dan zat besi. Zat besi penting untuk kesehatan reproduksi karena membantu transportasi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk organ reproduksi.

7. Kacang pecan

Pecan mengandung antioksidan dan mineral seperti zinc. Zinc penting untuk kesehatan sperma pada Ayah dan mengatur siklus menstruasi pada Bunda.

8. Kacang pistachio

Pistachio kaya akan zat besi, protein, dan asam lemak sehat. Zat besi diperlukan untuk produksi sel darah merah dan transportasi oksigen ke seluruh tubuh, termasuk organ reproduksi. Asam lemak sehat membantu menjaga keseimbangan hormon yang penting untuk kesuburan.

Mengonsumsi berbagai jenis kacang-kacangan ini secara teratur sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu meningkatkan kesuburan baik pada Ayah maupun Bunda.

Baca Juga: 5 Makanan yang Ganggu Kesuburan

Cara Alami untuk Tingkatkan Kesuburan

Kacang-kacangan mungkin hanya salah satu yang bisa bantu Ayah Bunda untuk mewujudkan impian untuk mendapatkan momongan. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi kesuburan Ayah Bunda. 

Selain konsumsi kacang-kacangan, yuk Ayah Bunda mulai terapkan pola hidup sehat dan seimbang untuk dukung keberhasilan program hamil. Nah, ini beberapa pola hidup sehat yang bisa Ayah Bunda terapkan:

1. Makan makanan sehat

Konsumsi makanan sehat yang kaya akan nutrisi penting seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein sehat, dan lemak sehat. Nutrisi-nutrisi ini membantu menjaga keseimbangan hormon dan mendukung kesehatan reproduksi Ayah dan Bunda.

2. Berolahraga secara teratur

Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan sirkulasi darah ke organ reproduksi, dan mengurangi stres, yang semuanya penting untuk kesuburan Ayah dan Bunda.

3. Mengelola stres

Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi dan mengganggu siklus menstruasi. Temukan cara-cara untuk mengelola stres seperti meditasi, yoga, atau aktivitas yang menyenangkan lainnya yang dapat dilakukan bersama-sama sebagai Ayah Bunda.

4. Hindari merokok dan minum alkohol berlebihan

Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu kesuburan baik pada Ayah maupun Bunda. Sebagai Ayah dan Bunda, bersama-sama mendorong satu sama lain untuk berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol.

5. Jaga berat badan yang sehat

Berat badan yang sehat penting untuk kesuburan. Kegemukan atau kekurangan berat badan dapat mengganggu siklus menstruasi pada Bunda dan mempengaruhi produksi sperma pada Ayah. Dukunglah satu sama lain dalam mencapai dan menjaga berat badan yang sehat.

6. Hindari paparan zat berbahaya

Hindari paparan zat-zat berbahaya seperti pestisida, bahan kimia berbahaya, dan radiasi yang dapat merusak kualitas sperma dan sel telur. Jaga lingkungan rumah dan tempat kerja agar aman dan bebas dari paparan zat berbahaya ini.

7. Periksakan kesehatan secara rutin

Periksakan kesehatan secara rutin ke dokter atau spesialis kesuburan bersama-sama untuk Ayah dan Bunda memastikan tidak ada masalah kesehatan yang dapat mengganggu kesuburan.

8. Jaga kesehatan reproduksi

Terapkan kebiasaan sehat untuk menjaga kesehatan reproduksi, seperti menjaga kebersihan alat reproduksi, menghindari infeksi menular seksual, dan mengontrol kondisi kesehatan yang mungkin memengaruhi kesuburan Ayah dan Bunda.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan perubahan-perubahan kecil lainnya, Ayah dan Bunda dapat secara alami meningkatkan kesuburan dan meningkatkan peluang untuk memiliki keturunan.

Baca tips lainnya seputar pola hidup sehat untuk promil atau baca juga kisah Ayah Bunda lainnya yang berhasil menjalani program hamil di Bocah Indonesia. 

Artikel ini ditinjau secara medis oleh dr. Chitra Fatimah

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • Skoracka, K., et al. (2021). Female Fertility and the Nutritional Approach: The Most Essential Aspects. Adv Nutr. 2021 Nov; 12(6): 2372–2386. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34139003/
  • Abdullah, et al. (2021). Glutathione (GSH) Improves Sperm Quality and Testicular Morphology in Streptozotocin-Induced Diabetic Mice. Asian Journal of Andrology, 23(3), pp. 281. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8152417/
  • Panth, et al. (2018). The Influence of Diet on Fertility and The Implications for Public Health Nutrition in the United States. Frontiers in Public Health, 6, pp. 211. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30109221/
  • Mayo Clinic (2023). Infertility.
  • Brown, M.J. Healthline (2023). 16 Natural Ways to Boost Fertility.
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
[caldera_form id="CF6195e2bd61123"]
Buat Janji