-
Mikroskop berdaya tinggi digunakan untuk memilih sperma dengan bentuk paling normal
IMSI (Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection )
(Injeksi Sperma Terpilih secara Intracytoplasmic)
SATU SEL TELUR + SATU SEL SPERMA (DIPILIH DENGAN MENGGUNAKAN MIKROSKOP MAGNIFIKASI SANGAT TINGGI) = IMSI
Dengan prosedur IMSI, ahli embriologi kami menilai struktur sperma secara lebih baik serta menghindarkan sperma yang diduga abnormal disuntikkan ke dalam sel telur yang tersedia.
Ahli embriologi kami memeriksa setiap sperma pada pembesaran 6000 kali dengan menggunakan mikroskop digital berdaya tinggi. Sperma yang diidentifikasi normal secara struktural kemudian akan digunakan untuk membuahi sel telur dengan menerapkan prosedur ICSI.
Buat Jadwal Konsultasi
Spesialis fertilitas kami dapat merekomendasikan IMSI apabila jumlah sperma Anda sangat sedikit, sebagian besar sperma berbentuk tidak normal, atau ketika diketahui adanya hasil yang buruk pada perawatan ICSI sebelumnya
Untuk membuat Perjanjian, hubungi kami di (021)-50200800
Berita dan Artikel
Bisakah Menyuburkan Kandungan di Usia 45 Tahun?
Written by Team Content Medis Bocah Indonesia Ayah dan Bunda, memasuki usia 45 tahun memang menjadi fase menantang dalam perjalanan menuju kehamilan. Namun dengan pemahaman medis yang tepat, perubahan gaya hidup,[…]
Read moreMengenal Tes ERA (Endometrial Receptivity Array)
Written by dr. Fiona Amelia, MPH Tes ERA dapat membantu pasangan menentukan hari terbaik untuk transfer embrio sehingga dapat menurunkan risiko kegagalan implantasi. Tes ERA (Endometrial Receptivity Array) adalah sebuah tes[…]
Read moreTuba Falopi Tersumbat: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pilihan Pengobatan yang Aman
Written by Team Content Medis Bocah Indonesia Tuba falopi adalah saluran penting dalam sistem reproduksi wanita yang menghubungkan indung telur (ovarium) dengan rahim. Di sinilah sel telur bertemu sperma dan pembuahan[…]
Read more
