Waduh, Alami Gejala Hamil Tapi Test Pack Negatif? Ini Dia Penyebabnya!

alami gejala hamil tapi test pack negatif

Tanda-tanda hamil kerap mirip beberapa gejala lain, salah satunya telat menstruasi, sehingga membuat wanita sering tidak menyadarinya. Salah satu cara untuk mengetahui kondisi hamil atau tidaknya melalui tes kehamilan dengan alat test pack. Namun, bagaimana jika mengalami gejala hamil tapi test pack negatif?

Penyebab Gejala Hamil Tapi Test Pack Negatif

Terdapat banyak tanda-tanda hamil, seperti nyeri payudara, nyeri perut, pendarahan implantasi atau flek, perubahan suasana hati, hingga tanda yang paling umum terjadi adalah terlambat menstruasi. Meski beberapa gejala tersebut belum begitu akurat, Anda dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui pasti apakah seseorang hamil atau tidak.

Pemeriksaan tes kehamilan dilakukan dengan mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang biasanya meningkat pada saat kehamilan. Terdapat di acara mengukur hormon hCG, yaitu melalui tes urin (test pack) dan tes darah.

Pemeriksaan menggunakan test pack bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Alat test pack pun bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep dokter. Melakukan pemeriksaan kehamilan dengan test pack dilakukan pada pagi hari. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara:

  • Menampung urin di wadah dan mencelupkan test pack
  • Menampung urin di wadah dan meneteskan urin pada alat test pack dengan menggunakan alat test pack.

Hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam beberapa menit. Umumnya, hasil positif akan menunjukkan garis dua sejajar. Sebaliknya, jika hasil test pack negatif maka akan menunjukkan satu garis saja.

Namun, jika hasil test pack negatif tapi belum haid, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

1. Terlalu cepat menggunakan test pack

Salah satu penyebab test pack negatif adalah pemeriksaan menggunakan test pack terlalu cepat. Pemeriksaan yang dilakukan terlalu awal dapat menyebabkan hasil test pack kurang akurat. Sementara, test pack ditujukan untuk mengukur kadar human chorionic gonadotropin (hCG).

Biasanya, untuk mendapatkan hasil yang akurat, dibutuhkan waktu dua hingga tiga minggu pasca pembuahan, di mana kadar hCG cukup tinggi, sehingga hasil positif lebih optimal didapatkan. Apabila tes urin dilakukan terlalu awal maka risiko negatif palsu cukup tinggi.

Apabila Anda masih ragu dengan hasil test pack karena kadarnya belum cukup tinggi, Anda bisa melakukan pemeriksaan test pack ulang pada satu minggu kemudian.

2. Kerusakan pada alat test pack

Hasil test pack negatif tidak hanya disebabkan dari faktor dalam tubuh melainkan bisa disebabkan akibat kerusakan pada test pack. Alat test pack yang mengalami kerusakan bisa disebabkan akibat cacat produk, disimpan di tempat dengan paparan sinar matahari langsung atau paparan suhu dingin.

Hal ini tentu akan berdampak pada hasil yang kurang akurat sehingga hasil test pack menunjukkan negatif sementara Anda tengah hamil.

3. Kehamilan ektopik

Hasil test pack yang negatif bisa disebabkan oleh kehamilan ektopik. Riset dari Case Report Emergency Medicine menyebutkan jika kurang dari 3% kehamilan ektopik menunjukkan hasil test pack negatif.

Hal ini disebabkan kadar hCG yang terlalu rendah sehingga test pack tidak mampu mendeteksi hCG pada urin.

Kehamilan ektopik adalah hamil di luar kandungan atau rahim sehingga plasenta tidak berkembang sebagaimana mestinya. Dalam hal ini, plasenta terbentuk apabila hCG diproduksi dengan jumlah yang ideal, yang dapat menyebabkan kadar hCG pada kehamilan ektopik rendah.

Kehamilan ektopik akan menunjukkan gejala yang sama layaknya kehamilan pada umumnya. Hal tersebut yang membuat hasil test pack tetap negatif padahal Anda tengah hamil.

Konsumsi Obat

4. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Jika Anda mengalami gejala hamil namun setelah melakukan pemeriksaan dengan test pack Anda mendapatkan hasil negatif, bisa jadi disebabkan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Hal ini akan memengaruhi kadar hCG dan urin yang dapat memberikan dampak pada hasil test pack yang muncul.

Beberapa jenis obat yang dapat mempengaruhi kadar hCG, seperti obat diuretic atau obat-obatan mengandung hormon.

Pasalnya, obat diuretic dapat membuat urin lebih cair karena cara kerja obat ini adalah membuang cairan yang lebih dalam tubuh lewat urin. Sementara itu, semakin banyaknya cairan dalam air seni maka semakin sedikit hCG yang terkandung di dalamnya.

5. Kesalahan penggunaan alat test pack

Meskipun alat test pack dianggap paling akurat namun kesalahan tetap bisa terjadi jika cara menggunakannya salah. Kesalahan penggunaan test pack yang umum terjadi, seperti tidak mencelupkan test pack dengan durasi waktu yang disarankan atau penggunaan test pack yang terbalik. Hal ini umum terjadi pada pemula sehingga inilah yang menyebabkan hasil test pack negatif.

Cara Agar Hasil Test Pack Akurat

Jika alami gejala hamil tapi hasil test pack negatif, anda bisa melakukan beberapa tips cara menggunakan test pack agar hasilnya akurat.

1. Pastikan kondisi test pack dalam keadaan baik

Salah satu yang membuat hasil kurang optimal adalah adanya kerusakan pada alat test pack. Hal ini bisa disebabkan alat yang telah melewati tanggal kadaluarsa atau penyimpanan test pack yang salah. Hal ini bisa memengaruhi hasil pemeriksaan test pack.

2. Waktu yang tepat untuk menggunakan test pack

Melakukan pemeriksaan test pack yang terlalu cepat dapat memengaruhi keakuratan hasil. Jika Anda menggunakan test pack pada beberapa hari setelah berhubungan suami istri, kemungkinan hasil yang akan muncul negatif. Hal ini lantaran kadar hormon hCG masih rendah.

Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan alat test pack 1 – 2 minggu setelah melakukan hubungan intim. Selain itu, disarankan untuk melakukan hasil test pack di pagi hari di mana kadar hCG tinggi.

3. Gunakan test pack dengan sesuai tata cara

Sebelum Anda menggunakan alat test pack, pastikan untuk membaca secara teliti cara penggunaan test pack yang benar. Jika penggunaannya salah maka akan memengaruhi hasil test pack menjadi kurang akurat.

Terdapat 3 jenis test pack yang sering digunakan untuk mendeteksi kehamilan:

Test pack strip

Test pack strip adalah alat untuk mendeteksi kehamilan berupa strip plastik. Cara penggunaannya, Anda dapat mencelupkan strip plastic ke dalam wadah berisi urine.

Test pack digital

Alat test pack digital merupakan alat untuk mendeteksi kehamilan berupa stik yang digunakannya hampir sama dengan test pack strip. Kelebihan dari alat ini, pemakaiannya bisa berulang dengan cara mengganti strip yang ada di dalamnya.

Pregnancy cassette test

Alat tes kehamilan berupa stik. Cara penggunaannya adalah dengan menampung urin pada wadah kemudian sedot urin dengan pipet yang telah disediakan pada kemasan. Setelah itu, teteskan urin di atas penampungan urin pada stik.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Kami dengan senang hati akan mendiskusikan opsi finansial yang ada dan membantu menjawab pertanyaan Anda.

Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau dengan mengisi formulir melalui tombol dibawah.

  1. Gnoth, C; Johnson, S. Strips of Hope: Accuracy of Home Pregnancy Tests and New Developments. Geburtshilfe Frauenheilkd. 2014 Jul; 74(7): 661–669. 
  2. Daniilidis, A. A unique case of ruptured ectopic pregnancy in a patient with negative preg-nancy test – a case report and brief review of the literature. Hippokratia. 2014 Jul-Sep; 18(3): 282–284. 
  3. Seeber, Beata E. What serial hCG can tell you, and cannot tell you, about an early pregnancy. Volume 98, Issue 5, P1074-1077, November 01, 2012.
  4. Montagnana, Martina. Human chorionic gonadotropin in pregnancy diagnostics. Clinica Chimica Acta Volume 412, Issues 17–18, 17 August 2011, Pages 1515-1520. 
  5. Schmid, Bernd C. Management of Nonpregnant Women with Elevated Human Chorionic Gonadotropin. Case Reports in Obstetrics and Gynecology, vol. 2013.
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Reservasi