6 Gaya Hidup Bikin Kualitas Sperma Menurun

6 Gaya Hidup Bikin Kualitas Sperma Menurun

Gaya hidup tidak sehat dapat memengaruhi kualitas sperma, mulai dari asupan makanan dan minuman, kebiasaan buruk, hingga melakukan olahraga yang berpengaruh terhadap organ reproduksi pria.

Kehamilan dapat terjadi jika pembuahan sel telur dan sperma berhasil. Tentu saja, kontribusi Ayah dan Bunda sangat diperlukan. Kualitas sperma yang baik akan memiliki peluang tinggi tingkat keberhasilan untuk mencapai pembuahan.

Namun, terkadang Ayah sering tidak sadar jika gaya hidup bisa memengaruhi kualitas sperma. Secara tidak sengaja, beberapa kebiasaan bahkan dapat menurunkan kualitas sperma. Apa gaya hidup yang berpengaruh pada kualitas sperma?

Baca juga: Gaya Hidup yang Bikin Kesuburan Meredup

Gaya Hidup yang Menurunkan Kualitas Sperma

Mungkin bagi Ayah, hal-hal tersebut merupakan kebiasaan yang wajar, nyatanya bisa memberikan efek panjang bagi masa depan. Berikut, gaya hidup yang bisa menurunkan kualitas sperma.

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

1. Mengonsumsi makanan dari daging olahan

Hindari mengonsumsi makanan daging olahan yang berlebihan. Tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan, namun juga dapat memengaruhi kualitas sperma.

Menurut dr. Tiara Kirana, Sp.And, dokter spesialis andrologi Bocah Indonesia, menyebutkan jika mengonsumsi makanan yang terbuat dari daging olahan bisa memengaruhi kualitas sperma.

“Makanan yang tidak baik untuk sperma dan memengaruhi kesuburan pria adalah makanan yang terbuat dari daging merah olahan, yaitu kornet, sosis, dan lain-lain. Selain itu juga makanan yang mengandung banyak bahan pengawetnya,” ujar dr. Tiara.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan jika makanan yang mengandung pestisida, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran yang tidak dicuci bersih, tidak baik untuk kesehatan reproduksi pria.

2. Mengonsumsi makanan cepat saji

Jenis makanan lain yang tidak baik untuk kesuburan pria adalah makanan yang mengandung lemak jenuh. Biasanya makanan ini terdapat pada makanan cepat saji.

“Kemudian trans fat atau lemak jenuh yang banyak terkandung pada makanan cepat saji. Selanjutnya, adalah makanan yang mengandung kedelai terlalu banyak. Jadi, kalau hanya, tempe, dan lain lain dalam porsi normal sih masih bagus. Tapi, kalau kandungan kedelainya terlalu tinggi akan mengandung fitoestrogen yang tidak baik untuk kesuburan pria,” tambahnya.

3. Sering menggunakan celana ketat

Mengenakan celana ketat mungkin dapat menunjang penampilan. Tapi tahukah Ayah, jika kebiasaan ini dapat menyebabkan suhu pada testis meningkat. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi proses produksi sperma.

Baca juga: 7 Tips Pola Hidup Sehat Agar Cepat Hamil

4. Kebiasaan merokok

Jika Ayah memiliki kebiasaan merokok, sebaiknya mulai hentikan kebiasaan tersebut. Pasalnya, bahan-bahan kimia yang terkandung pada rokok, seperti nikotin, kadmium, hingga timah yang dapat menurunkan kualitas sperma.

Hal ini juga berlaku untuk rokok elektrik atau yang sering disebut vape. Vape juga memiliki kandungan nikotin serta beberapa bahan kimia, seperti nano partikel serta logam berat yang berbahaya untuk kesehatan.

Ketika Ayah Bunda memutuskan untuk menjalani program hamil, sebaiknya segera berhenti dari kebiasaan buruk tersebut.

5. Mengonsumsi alkohol

Gaya hidup lain yang tidak sehat adalah mengonsumsi alkohol. Kondisi ini juga bisa memengaruhi kesuburan pria. Hal ini lantaran konsumsi alkohol berlebihan bisa menurunkan kualitas serta kuantitas pada sperma. Alkohol yang masuk ke dalam skrotum melalui aliran darah bisa merusak bentuk sel sperma.

Kerusakan pada sperma ini bisa menyebabkan sperma gagal terbentuk secara sempurna bahkan mengganggu pergerakan (motilitas) sperma.

6. Sering mandi air hangat atau sauna

Meski membuat tubuh rileks, sayangnya kebiasaan ini bisa meningkatkan suhu pada testis. Hal ini akan memengaruhi proses produksi sperma itu sendiri. Oleh sebab itu, Ayah perlu menghindari kebiasaan ini serta beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan suhu testis meningkat.

Nah, itu dia beberapa gaya hidup yang dapat memengaruhi kualitas sperma Ayah. Faktanya, gaya hidup sangat memengaruhi kesuburan pria maupun wanita. Tidak perlu khawatir, jika Ayah ingin mengetahui kondisi sperma maupun kesuburan maka segera periksakan diri ke dokter atau segera buat janji ke klinik fertilitas terdekat.

Artikel ini ditinjau secara medis oleh dr. Chitra Fatimah

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • Ramlan-Hansen, C.H., et al. (2007). Is smoking a risk factor for decreased semen quality? A cross-sectional analysis. Human Reproduction, Volume 22, Issue 1, 1 January 2007, Pages 188–196. 
  • Harley, A., et al. (2015). Smoking and Male Infertility: An Evidence-Based Review. World J Mens Health. 2015 Dec; 33(3): 143–160. 
  • Abdelhamid, M.H.M., et al. (2019). Mild experimental increase in testis and epididymis temperature in men: effects on sperm morphology according to spermatogenesis stages. Transl Androl Urol. 2019 Dec; 8(6): 651–665.
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
[caldera_form id="CF6195e2bd61123"]
Buat Janji