Hirup Pertamax Bikin Susah Punya Anak?

Hirup Pertamax Bikin Susah Punya Anak

Uap bensin jika terhirup dalam jangka waktu yang lama bisa memberikan efek terhadap kesehatan. Jika sering dihirup bahkan bisa mengganggu kondisi kesuburan.

Ketika sedang mengisi bahan bakar di SPBU, Ayah Bunda tentu akan mencium aroma bensin. Sebagian orang menganggap jika aroma bensin dianggap bisa membuat rileks. Namun, tidak sedikit juga yang menganggap aroma bensin justru membuat kepala pusing.

Ternyata, menghirup bensin dalam jangka waktu yang lama bisa memberikan dampak bagi kesehatan. Hal ini lantaran bensin mengandung senyawa kimia yang berbahaya. Bahkan, paparan uapnya saja bisa menyebabkan kepala sakit, mual, hingga muntah.

Baca juga: Gaya Hidup yang Bikin Kesuburan Meredup

Efek Hirup Bensin Terlalu Sering Terhadap Kesehatan

Bensin mengandung senyawa kimia berbahaya, seperti metana dan benzena. Jika terlalu sering terpapar zat kimia tersebut maka kondisi kesehatan pun akan terancam. Berikut beberapa kondisi kesehatan yang disebabkan menghirup bensin terlalu sering.

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

1. Kerusakan saraf

Siapa yang suka menghirup uap bensin dengan menarik napas dalam-dalam? Hati-hati Ayah Bunda, kebiasaan ini jika dilakukan secara berkepanjangan maka bisa menyebabkan kerusakan pada sistem saraf.

Menurut National Directions On Inhalant Abuse, residu uap bensin yang menumpuk di dalam tubuh bisa merusak selubung mielin, yakni lapisan atau selaput yang melindungi otak saraf sehingga menyebabkan Ayah Bunda mengalami gangguan ingatan maupun percakapan seperti biasanya.

Jika kerusakan sistem saraf ini terjadi dalam waktu yang berkepanjangan maka bisa menimbulkan tremor dan kejang otot sehingga memengaruhi kemampuan seseorang untuk berjalan bahkan berbicara.

2. Bahaya permanen

Terlalu sering menghirup uap bensin atau bahan kimia lainnya bisa menimbulkan efek berbahaya seperti kerusakan yang sulit dipulihkan. Beberapa kondisi yang terjadi seperti, kerusakan sumsum tulang belakang, timbulnya penyakit degeneratif, kelemahan otot, hingga kerusakan otak.

Bahkan bagi beberapa penderitanya bisa mengalami kerusakan pada indera penciuman maupun pendengaran.

3. Mati lemas

Ayah Bunda, menghirup uap bensin yang terlalu sering dan dalam jangka waktu yang lama bisa melemahkan kerja saraf. Kondisi ini tentu akan memengaruhi fungsi paru, jantung, serta otak. Pasalnya, kinerja organ vital dalam tubuh manusia sangat bergantung pada sistem saraf.

Jika paru-paru tidak bisa menghirup jumlah oksigen seperti biasanya maka bisa meningkatkan risiko mati lemas karena berhenti bernapas. Kondisi ini akan melambatkan kinerja jantung hingga akhirnya berhenti.

Baca juga: Rangkaian Tes Kesuburan Pria yang Harus Kamu Ketahui Untuk Mulai Program Hamil

Efek Menghirup Bensin Terhadap Kesuburan

Kandungan senyawa kimia pada bahan bakar seperti bensin bisa menyebabkan efek samping tertentu. Pasalnya, paparan bensin bisa terjadi melalui kulit, mukosa mata atau mulut, tertelan, maupun menghirup uapnya.

Mungkin bagi Ayah Bunda yang sedang merencanakan program hamil memiliki kekhawatiran berlebih akan efek menghirup bensin. Nah, menurut penelitian yang diterbitkan Environmental Science and Pollution Research International, yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan jika ada kaitannya antara bensin dengan kondisi kesuburan pada pria. Namun, tentunya penelitian ini perlu dilakukan lebih dalam lagi.

Menurut dr. Febriyan Nicolas, Sp.OG., M.Kes., dokter spesialis obstetri dan ginekologi Bocah Indonesia, menyebutkan jika paparan senyawa kimia yang terkandung pada bensin bisa memengaruhi kondisi sperma dan gangguan fungsi ovarium pada wanita.

“Timbal yang terkandung di bensin bisa saja menyebabkan pengurangan konsentrasi sperma, motilitas, dan viabilitas pada sperma pria juga bisa menyebabkan gangguan fungsi ovarium dan kesuburan,” kata dr. Nico.

Namun, Ayah Bunda tidak perlu khawatir sebab menurut dr. Nico, kondisi tersebut akan terjadi jika terpapar dalam waktu yang berkepanjangan dan konsentrasi yang tinggi.

“Tapi Ayah Bunda nggak perlu khawatir, hal ini jika dilakukan secara terus-menerus dan terpapar dalam konsentrasi yang tinggi. Kalau cuma ngisi bensin aja sih, nggak akan berpengaruh apa-apa kok,” tambahnya.

Nah, itu dia Ayah Bunda penjelasan terkait efek bensin terhadap kesehatan dan juga kesuburan. Jadi, jika Ayah Bunda hanya sekadar mengisi bensin maka tidak perlu khawatir akan efeknya terhadap kesuburan sehingga tidak berpengaruh secara signifikan termasuk promil Ayah Bunda.

Tertarik dengan informasi terkait fertilitas, program hamil, dan lainnya? Yuk, bagikan informasi ini untuk para pejuang garis dua lainnya.

@bocahindonesia dokter dokter aku kerja di pom bensin nih, kira-kira kalau sering hirup bensin bisa mempengaruhi kesuburan aku gak ya dok?” kadang takut kadang juga menerima apa yang sudah diberikan, tapi sebenarnya gimana sih? apakah bensin benar-benar berbahaya bagi para ayah bunda yang sedang promil? yuk cari tau agar promil ayah bunda di bulan #septemberhasil jangan lupa tanya-tanya Mincah ya. #pertamax #pertalite #bocahindonesia #berjuangbersama #programhamil #promil #ivf #promilalami #eggfreezing #pembekuanseltelur #ivfjakarta #cepathamil #programbayitabung #fertilitas #carahamil #klinikfertilitas #inseminasi #laparoskopi #kista ♬ original sound - PusatFertilitas BocahIndonesia - Bocah Indonesia
cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • Owagboariaye, F.O., et al. (2018). Effect of gasoline fumes on reproductive function in male albino rats. Environ Sci Pollut Res Int. 2018 Feb;25(5):4309-4319. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29181751/
  • National Directions On Inhalant Abuse. https://vsu.mhc.wa.gov.au/media/1309/dhsv-3.pdf 
  • Ekpenyong, C.E., et al. (2013). Effects of Gasoline Inhalation on Menstrual Characteristics and the Hormonal Profile of Female Petrol Pump Workers. Journal of Environmental Protection, Vol.4 No.8A, August 2013. https://www.scirp.org/journal/paperinformation.aspx?paperid=35728
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji