Hati-hati, Ini Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tuba Falopi

Hati-hati, Ini Dampak Merokok Bagi Kesehatan Tuba Falopi

Tidak hanya berdampak pada kesehatan, merokok juga bisa memengaruhi kondisi kesuburan wanita maupun pria.

Ayah Bunda, jika ingin merencanakan program hamil sebaiknya hindari kebiasaan merokok. Pasalnya, merokok maupun terpapar asap rokok bisa menurunkan peluang keberhasilan kehamilan.

Dalam sebatang rokok mengandung hingga 700 zat kimia berbahaya bagi tubuh. Jika zat-zat tersebut tersebar di dalam tubuh tentu akan berbahaya dan memberikan dampak bagi kesehatan. Hal ini juga termasuk organ reproduksi.

Bahkan banyak penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa seorang wanita yang merokok lebih dari 10 batang perhari bisa mengalami gangguan kesuburan. Lantas, bagaimana dampak merokok pada kesehatan tuba falopi?

Baca juga: 8 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan, Bisa Bikin Susah Hamil?

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Dampak Merokok Terhadap Tuba Falopi?

Kebiasaan merokok bisa berpengaruh terhadap kondisi kesehatan organ reproduksi, salah satunya adalah tuba falopi. Tuba falopi atau saluran indung telur adalah organ reproduksi yang menghubungkan indung telur (ovarium) dengan rahim. Selain itu, saluran tuba juga menjadi tempat bertemunya sel telur dengan sperma untuk pembuahan.

Memiliki peranan penting membuat kesehatan tuba falopi perlu dijaga. Pasalnya, jika terdapat gangguan pada tuba falopi maka dapat menghambat proses terjadinya pembuahan.

Salah satunya bisa disebabkan oleh merokok. Merokok dapat menyebabkan gangguan di tuba falopi, yaitu tuba falopi tersumbat. Jika terjadi penyumbatan pada tuba falopi maka sel telur yang harus melewati saluran tuba maka tidak bisa sampai ke rahim dikarenakan adanya penyempitan. Hal ini membuat sel telur sulit bertemu dengan sperma setelah penetrasi.

Tidak hanya itu, merokok juga bisa memengaruhi kondisi organ reproduksi lainnya, seperti leher rahim maupun indung telur (ovarium).

Merokok juga bisa meningkatkan risiko seorang wanita mengalami keguguran hingga kehamilan ektopik.

Baca juga: Faktor-faktor Lingkungan yang Dapat Memengaruhi Kesuburan 

Perokok Pasif Juga Bisa Alami Infertilitas?

Tidak hanya perokok aktif yang berisiko mengalami masalah infertilitas namun juga bagi perokok pasif. Asap rokok yang dihirup juga menyebabkan ovarium bisa mengalami penuaan dini lebih cepat serta menghabiskan jumlah sel telur sebelum waktunya.

Selain itu, asap rokok juga juga berbahaya jika dihirup oleh ibu hamil. Ibu hamil yang menghirup asap rokok juga bisa berisiko mengalami sudden infant death syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi. Sebaiknya, Bunda berhenti merokok terutama saat sedang hamil yang bisa berbahaya bagi janin.

Demikian, informasi terkait rokok dan dampaknya terhadap tuba falopi dan organ reproduksi lainnya. Pastikan untuk berhenti merokok saat memutuskan untuk menjalani program hamil. Jika Bunda ingin cepat hamil, ubah pola hidup menjadi lebih sehat. Yuk, segera periksakan diri ke dokter atau ke klinik fertilitas terdekat!

Artikel ini ditinjau secara medis oleh dr. Chitra Fatimah

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • U.S. Department of Health and Human Services. How Tobacco Smoke Causes Disease: The Biology and Behavioral Basis for Smoking-Attributable Disease: A Report of the Surgeon General. Atlanta (GA): Centers for Disease Control and Prevention (US); 2010. 
  • Nizard, J. (2005). What are the epidemiological data on maternal and paternal smoking? J Gynecol Obstet Biol Reprod (Paris). 2005 Apr:34 Spec No 1:3S347-52. 
  • Horne, A.W., et al. (2014). The Association between Smoking and Ectopic Pregnancy: Why Nicotine Is BAD for Your Fallopian Tube. PLoS One. 2014; 9(2): e89400. 
  • Talbot, P., Riveles, K. (2005). Smoking and reproduction: The oviduct as a target of cigarette smoke. Reprod Biol Endocrinol. 2005; 3: 52.
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
[caldera_form id="CF6195e2bd61123"]
Buat Janji