5 Ciri-Ciri Wanita Subur dan Gampang Hamil, Sudah Tahu?

ciri-ciri wanita subur dan gampang hamil

Jika Anda dan pasangan tengah merencanakan program hamil mungkin Anda perlu memerhatikan ciri-ciri wanita subur dan gampang hamil agar memiliki peluang tinggi kehamilan.

Selain melakukan hubungan suami istri secara rutin, waktu yang tepat menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan kehamilan. Salah satunya adalah melakukan hubungan seksual saat wanita berada di masa subur. Wanita yang berada pada masa subur dapat diketahui melalui beberapa perubahan fisik.

Ciri-ciri Wanita Subur yang Dapat Anda Ketahui

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kondisi kesuburan wanita. Kondisi kesuburan memengaruhi peluang pasangan suami istri dalam merencanakan program hamil. Lantas, bagaimana cara mengetahui kondisi wanita yang subur?

Berikut beberapa ciri-ciri wanita subur dan gampang hamil.

1. Siklus menstruasi normal

Siklus haid yang normal menjadi salah satu tanda seorang wanita subur. Pasalnya, siklus haid wanita yang teratur berlangsung 21 – 35 hari ini menandakan jika ovulasi terus terjadi setiap bulannya. Ovulasi yang terjadi ini menandakan jika sistem reproduksi wanita bekerja sangat baik untuk mengeluarkan sel telur setiap bulannya.

Sementara itu, jika siklus haid berlangsung kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari maka hal tersebut dianggap siklus menstruasi yang tidak teratur. Meski begitu, jadwal menstruasi setiap wanita selalu berbeda. Jika Anda ingin mengetahui siklus menstruasi teratur atau tidak, Anda dapat mencatat hari pertama saat menstruasi tiba.

2. Masa ovulasi mudah diketahui

Seorang wanita dapat dikatakan subur ketika masa ovulasinya mudah diketahui atau diprediksi. Ovulasi sendiri merupakan proses pelepasan sel telur dari indung telur menuju tuba falopi. Masa ovulasi seorang wanita terjadi pada hari ke-12 hingga 14 sebelum siklus menstruasi berikutnya.

Untuk mengetahui kapan masa subur wanita berlangsung, Anda harus mengetahui kapan hari pertama menstruasi. Pada masa ovulasi ini merupakan masa subur wanita sehingga peluang untuk pasangan suami istri yang ingin memiliki keturunan.

Maka disarankan untuk pasangan yang tengah merencanakan program hamil untuk melakukan hubungan seksual pada saat masa subur untuk meningkatkan peluang hamil.

3. Tidak memiliki fibroid di rahim

Fibroid rahim atau yang dikenal sebagai miom merupakan pertumbuhan jaringan otot di rahim. Meski begitu, miom bersifat jinak atau non-kanker. Namun, tahukah Anda jika miom dapat menyebabkan gangguan kesuburan bagi wanita.

Jumlahnya dan lokasinya pun bervariasi. Meski dapat hilang dengan sendirinya, ada kemungkinan miom kambuh kembali. Sehingga ada baiknya sebelum melakukan program hamil, ada baiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

4. Tidak memiliki endometriosis

Salah satu penyebab wanita susah hamil adalah endometriosis. Endometriosis merupakan tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Kondisi ini kerap menyebabkan seorang wanita mengalami nyeri haid pada saat menstruasi.

Kondisi ini dapat mengganggu kesuburan. Pasalnya, endometriosis tumbuh di tuba falopi yang merupakan saluran penghubung antara indung telur (ovarium) dan rahim. Selain itu kondisi ini juga dapat memicu terbentuknya jaringan parut sehingga merusak ovarium.

test pack postif hamil

Ciri Wanita yang Sedang Berada Dalam Masa Subur

Bagi pasangan suami istri yang sedang merencanakan program hamil, memahami wanita yang tengah berada dalam masa subur ini penting. Nah, untuk mengetahui seorang wanita tengah berada dalam masa subur dapat dilihat dari beberapa ciri-ciri berikut:

1. Suhu basal tubuh meningkat

Salah satu ciri wanita yang tengah berada pada masa subur adalah meningkatnya suhu basal pada tubuh. Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh dalam keadaan istirahat atau ketika tidur. Biasanya, rata-rata suhu basal tubuh antara 36,4 – 37 derajat Celsius sementara pada kondisi normal, suhu tubuh mencapai 36,1 – 36,4 derajat Celsius.

Normalnya, suhu basal tubuh tetap konsisten pada awal siklus menstruasi. Namun, ketika seorang wanita mendekati masa subur maka suhu tubuh meningkat. Hal ini lantaran peningkatan hormone estrogen pada tubuh saat ovulasi.

2. Perubahan pada serviks

Ciri lainnya yang menandakan Anda tengah berada pada masa subur adalah area serviks menjadi lebih basah. Perubahan ini terjadi karena banyaknya cairan serviks yang keluar. Selain itu juga, serviks menjadi lebih lembut dan terbuka. Pada saat inilah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual dan meningkatkan peluang kehamilan.

Selain itu, pada masa subur juga produksi cairan serviks berwarna bening juga akan meningkat. Cairan ini memiliki tekstur lengket seperti putih telur ayam mentah. Cairan ini dapat memudahkan sperma menuju rahim.

3. Nyeri payudara

Sama seperti menjelang menstruasi, pada saat wanita memasuki masa subur mengalami nyeri payudara. Nyeri payudara dapat terjadi akibat perubahan hormon di dalam tubuh sebelum dan sesudah masa ovulasi.

4. Gairah seksual meningkat

Jika Anda merasa adanya peningkatan libido atau gairah seksual, hal ini bisa menandakan Anda tengah berada di masa subur. Perubahan hormon yang terjadi menyebabkan kondisi ini. Meski begitu, peningkatan libido memang tidak bisa dijadikan satu-satunya tolak ukur Anda dalam berada di masa subur. Disarankan untuk memperhatikan ciri-ciri lainnya dan catatan menstruasi Anda.

Nah, berdasarkan ciri-ciri wanita subur dan gampang hamil di atas, sudah tahu kan kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan peluang kehamilan? Anda juga bisa melakukan pemeriksaan kesuburan untuk mengetahui kondisi Anda sebelum melakukan program kehamilan.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum juga hamil setelah berupaya selama dua belas bulan atau lebih (atau enam bulan jika usia perempuan di atas 35 tahun), kami menyarankan Anda untuk melakukan penilaian kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau dengan mengisi formulir melalui tombol dibawah.

  1. Holder, M. K., Mong, J.A. 2017. The Role of Ovarian Hormones and the Medial Amygdala in Sexual Motivation. Curr Sex Health Rep. 2017 Dec;9(4):262-270.
  2. Dunson, D., Baird, D. D. 2000. The timing of the “fertile window” in the menstrual cycle: day specific estimates from a prospective study. BMJ 2000; 321.
  3. Su, H. W., et al. 2017. Detection of ovulation, a review of currently available methods. Bioengineering & Translational Medicine, Volume 2, Issue 3 p. 238-246.
  4. Carreau, S. P., rivard, C. I. 1988. Self-palpation to assess cervical changes in relation to mucus and temperature. Int J Fertil. 1988;33 Suppl:10-6.
  5. Bigelow, J. L., et al. 2004. Mucus observations in the fertile window: a better predictor of conception than timing of intercourse. Hum Reprod. 2004 Apr;19(4):889-92.
bocah indonesia green
Share:
  • 176
    Shares

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

doctors

Silahkan isi data berikut untuk mengetahui Paket/Layanan yang cocok untuk Ayah/Bunda.

Cek layanan?
ferly slime