Sering Tidak Disadari, 10 + Ciri-Ciri Infertilitas yang Perlu Anda Ketahui

Ciri-Ciri Infertilitas

Infertilitas atau masalah kesuburan bisa menyebabkan sulit hamil. Infertilitas bisa dialami oleh pria maupun wanita. Ciri-ciri infertilitas ini sering tidak disadari.

Salah satu penyebab susah hamil adalah masalah kesuburan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan infertilitas adalah kondisi di mana pasangan suami istri tidak mendapatkan kehamilan setelah 1 tahun menikah dan berhubungan tanpa alat kontrasepsi.

Jika banyak yang menganggap infertilitas hanya dialami oleh wanita, nyatanya kondisi ini juga bisa dialami oleh pria. Masalah kesuburan terjadi ketika adanya masalah pada organ reproduksi baik pada pria maupun wanita. Sayangnya, banyak yang tidak sadar mengenai kondisi infertilitas ini.

Ciri-Ciri Infertilitas pada Wanita

Masalah kesuburan pada wanita bisa diketahui melalui beberapa tanda-tanda tak kasat mata yang mungkin dialami oleh wanita. Menurut University of Chicago Medicine menyebutkan jika karakteristik wanita yang memiliki masalah kesuburan bervariasi, tergantung dari penyebabnya.

Sebelum mengatasi infertilitas, Anda harus tahu penyebab infertilitas tersebut.

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Baca juga : Layanan fertilitas pada wanita di Bocah Indonesia

1. Gangguan siklus menstruasi

Salah satu ciri-ciri infertilitas yang dialami oleh wanita adalah gangguan pada siklus menstruasi. Pada dasarnya, siklus menstruasi tiap wanita berbeda-beda. Siklus menstruasi yang normal pada wanita adalah 28-35 hari. Siklus menstruasi tidak teratur bisa disebabkan akibat adanya ketidakseimbangan hormon. Hormon yang tidak seimbang bisa menyebabkan wanita mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Selain itu, siklus menstruasi yang tidak teratur juga bisa menyebabkan adanya gangguan ovulasi. Ketika proses ovulasi terganggu, maka wanita akan sulit menentukan masa subur sehingga tidak dapat melepaskan sel telur.

2. Nyeri haid berlebihan

Anda sering mengalami nyeri saat menstruasi? Kondisi ini merupakan hal wajar yang dialami wanita. Namun, jika sakitnya berlebihan dan tidak tertahankan, hati-hati ini bisa menjadi ciri-ciri infertilitas pada wanita.

Baca Juga : 5 Obat Nyeri Haid yang Aman Dikonsumsi

Pada beberapa kasus tertentu, nyeri haid berlebihan bisa menandakan kondisi endometriosis. Endometriosis terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Jaringan ini biasanya ditemukan di panggul atau perut sehingga bisa mencegah sperma berenang untuk mencapai sel telur.

3. Gangguan hormon

Gangguan hormon adalah salah satu ciri infertilitas yang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Perubahan yang terjadi ini bisa menyebabkan beberapa perubahan fisik, seperti:

  • Jerawat berlebihan
  • Berat badan yang meningkat tanpa alasan tertentu
  • Gairah seksual yang menghilang
  • Tumbuh rambut pada area wajah

Kondisi-kondisi di atas disebabkan adanya hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang. Hal ini bisa menyebabkan wanita memiliki masalah kesuburan.

4. Penyumbatan tuba falopi

Tuba falopi merupakan saluran yang menghubungkan indung telur (ovarium) dengan rahim. Jika saluran tuba tersumbat maka sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur untuk pembuahan di dalam rahim. Kondisi ini yang menyebabkan wanita mengalami masalah kesuburan dan sulit hamil.

Penyumbatan tuba falopi bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:

  • Penyakit radang panggul
  • Penyakit menular seksual
  • Pernah memiliki riwayat operasi pada organ dalam rongga perut atau panggul
  • Mengalami kehamilan ektopik

5. Endometriosis

Ketika Anda telah rutin berhubungan tanpa alat kontrasepsi selama satu tahun namun belum juga hamil maka kondisi ini bisa disebabkan adanya endometriosis. Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Jaringan ini bisa mencegah sperma bertemu dengan sel telur sehingga pembuahan sulit terjadi.

6. Jaringan parut setelah operasi

Jika Anda memiliki riwayat operasi pada rahim atau panggul maka bisa menyebabkan adanya jaringan parut yang terbentuk pasaca operasi. Kondisi ini bisa menyebabkan sulit hamil lantaran jaringan tersebut bisa menghalangi proses ovulasi. Salah satu prosedur operasi yang dapat membentuk jaringan perut adalah operasi kista ovarium.

7. Penggunaan obat tertentu

Seorang wanita yang mengalami infertilitas juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obat tertentu. Obat-obatan tersebut dalam jumlah dosis yang tinggi dan jangka waktu yang Panjang. Hal ini karena obat-obatan bisa mengganggu proses ovulasi.

Beberapa jenis obat-obatan yang bisa mengganggu kesuburan wanita, seperti:

  • Obat-obatan antipsikotik
  • Obat-obatan kemoterapi
  • Obat-obatan antiinflamsi, seperti ibuprofen dan aspirin
  • Obat antidiuretik spironolakton

Ciri-Ciri Infertilitas pada Pria

Infertilitas tidak hanya dialami oleh wanita namun juga pria. Sebesar 50% masalah infertilitas bisa disebabkan oleh pria. Masalah infertilitas yang terjadi pada pria bisa disebabkan adanya masalah pada sistem reproduksi.

Berikut beberapa masalah infertilitas yang dialami oleh pria.

Baca Juga : Layanan Pengobatan Infertilitas untuk Pria di Bocah Indonesia

1. Masalah pada sperma

Gangguan pada sperma tidak dapat dilihat secara kasat mata. Kondisi ini dapat diketahui ketika pria melakukan serangkaian pemeriksaan sperma. Kehamilan yang berhasil didukung oleh sel telur dan sperma yang sehat. Sperma yang sehat memiliki jumlah, kualitas, bentuk, serta pergerakan yang ideal. Namun, ada beberapa ciri-ciri sperma yang tidak sehat atau kurang bagus, seperti:

  • Jumlah sperma yang sedikit
  • Bentuk sperma yang kurang ideal
  • Pergerakan sperma yang kurang lincah

2. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi atau yang juga sering disebut sebagai impoten adalah kondisi di mana seorang pria tidak mampu untuk melakukan ereksi. Kondisi ini bisa dialami oleh pria dengan usia berapapun.

Ketika seorang pria mengalami disfungsi ereksi maka kondisi ini bisa menyebabkan pria tidak bisa memiliki keturunan. Oleh sebab itu, disfungsi ereksi atau impoten bisa menjadi ciri-ciri infertilitas pada pria.

3. Masalah ejakulasi

Pria yang memiliki masalah infertilitas juga bisa dilihat dengan ciri-ciri adanya masalah ejakulasi. Masalah ejakulasi pada pria terbagi menjadi dua, yaitu ejakulasi retrograde dan ejakulasi dini.

  • Ejakulasi retrograde. Kondisi ini terjadi ketika cairan mani yang harusnya keluar melalui penis saat ejakulasi namun kondisi ini justru berbalik dan masuk ke dalam kandung kemih. Saat mengalami ejakulasi retrograde, cairan mani yang keluar jumlahnya bisa sedikit atau tidak sama sekali meskipun saat berhubungan telah mencapai klimaks.
  • Ejakulasi dini. Ejakulasi dini adalah kondisi di mana seorang pria melakukan ejakulasi lebih awal dan belum mencapai klimaks saat berhubungan. Kondisi ini bisa menyebabkan hubungan Anda dan pasangan sedikit terganggu.

4. Masalah pada testis

Adanya gangguan atau masalah pada testis juga bisa menyebabkan seorang pria mengalami masalah infertilitas. Testis merupakan tempat produksinya cairan sperma. Beberapa masalah pada testis yang bisa menyebabkan masalah kesuburan, seperti:

  • Varikokel. Pembengkakan atau pembesaran darah vena pada satu maupun kedua sisi buah zakar. Meski tidak memengaruhi aktivitas sehari-hari namun kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesuburan.
  • Trauma pada testis. Trauma pada testis bisa terjadi akibat adanya cedera pada testis. Jika testis mengalami trauma maka zat yang terkandung di dalamnya bisa ikut rusak.
  • Torsio testis. Kondisi ini terjadi ketika testis atau buah zakar terpelintir sehingga menimbulkan nyeri pada testis.

Prostatektomi

Prostatektomi adalah prosedur yang dilakukan untuk mengobati kanker prostat. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah infertilitas pada pria. Hal ini lantaran saat prosedur tersebut dilakukan maka kelenjar prostat maupun vesikula seminalis akan diangkat. Kedua organ tersebut memiliki fungsi untuk membawa air mani yang mengandung sperma menuju uretra yang keluar dari penis saat ejakulasi.

Kondisi yang disebutkan di atas bisa menjadi ciri-ciri infertilitas pada pria maupun wanita. Beberapa kondisi tidak dapat dilihat secara kasat mata sehingga diperlukan pemeriksaan kesuburan pada pria dan wanita.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

  • World Health Organization (2023. 1 in 6 people globally affected by infertility: WHO
  • American Pregnancy Association. Male Infertiliy: Causes, Treatment, and Prevention
  • National Health Service. Infertility.
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji