Ciri-Ciri Hamil Sebelum Telat Haid

apa-saja-ciri-ciri-hamil-sebelum-telat-haid

Ciri-ciri hamil sebelum telat haid dapat dilihat dari gejala fisik atau gejala lain yang dapat dilihat secara kasat mata. Mulai dari perubahan mood hingga beberapa perubahan fisik lainnya.

Ciri-ciri kehamilan wanita biasanya ditandai dengan telat menstruasi. Namun, sebenarnya ada beberapa tanda-tanda kehamilan yang dapat dilihat sebelum telat haid. 

Tidak jarang, banyak wanita yang tidak menyadari jika dirinya tengah hamil muda karena gejala yang dirasakan mirip dengan ciri-ciri menjelang menstruasi.

Ciri-Ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi

Menurut American Pregnancy Association, tidak semua wanita menunjukkan gejala hamil yang sama. Gejala hamil tiap wanita berbeda karena tubuh wanita berbeda sehingga adanya reaksi perubahan pun akan berbeda pula.

Berikut beberapa tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang dialami, seperti:

  • Mual

Mual atau morning sickness merupakan salah satu ciri-ciri hamil yang dialami wanita pada saat trimester pertama. 

Gejala ini cukup sering terjadi. Tidak hanya pada pagi hari, morning sickness juga bisa terjadi pada siang, sore, bahkan malam hari. Terkadang, mual juga disertai dengan muntah.

Morning sickness kerap membuat ibu hamil merasa lemas bahkan kehilangan nafsu makan. Gejala ini terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh.

  • Kram Pada Payudara

Salah satu ciri-ciri wanita akan hamil sebelum telat haid adalah payudara terasa kram atau nyeri. 

Selain itu, ukuran payudara juga menjadi lebih besar, areola tampak lebih gelap, serta payudara terasa nyeri saat disentuh.

Kram pada payudara terjadi karena adanya peningkatan kadar hormon progesteron dalam tubuh. Ciri-ciri hamil ini bisa berlanjut selama kehamilan. 

  • Tubuh Lemas dan Mudah Lelah

Perubahan lain yang dirasakan pada wanita hamil adalah tubuh menjadi lemas serta mudah lelah. Gejala ini bisa dialami oleh ibu hamil meski usia kandungannya baru menginjak satu minggu. 

Salah satu penyebabnya, yakni perubahan pada hormone progesteron selama awal kehamilan pada calon ibu. Perubahan hormon ini juga yang membuat ibu hamil mudah mengantuk.

  • Frekuensi Buang Air Kecil Lebih Sering

Salah satu tanda hamil sebelum telat menstruasi lainnya adalah sering buang air kecil. Biasanya, tanda-tanda ini terjadi pada 6 – 8 minggu setelah terjadinya pembuahan. Banyak wanita yang tidak sadar mengenai ciri-ciri ini.

Frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering ini disebabkan karena tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG).

Kadar hormon hCG yang tinggi dapat memicu peningkatan aliran darah ke ginjal yang dapat meningkatkan produksi urin.

Baca Juga : Tanda-Tanda Hamil yang Tidak Disadari

Selain itu, peningkatan kadar hormon ini dapat membuat kemih menjadi lebih sensitif dan membuatnya sulit menahan buang air kecil. Terlebih jika usia kandungan kian membesar maka kemih pun akan semakin tertekan sehingga frekuensi pipis menjadi lebih sering.

  • Perubahan Suasana Hati

Salah satu bentuk tanda-tanda jika wanita tengah hamil adalah perubahan suasana hati (mood swing). Suasana hati yang kerap berubah-ubah ini juga dikarenakan adanya perubahan hormon dalam tubuh. Tidak jarang perasaan wanita hamil menjadi lebih sensitif.

  • Indra Penciuman Menjadi Lebih Sensitif

Ketika hamil muda, beberapa wanita mungkin akan mengalami indra penciuman menjadi lebih sensitif. 

Saat mencium aroma sesuatu dapat menyebabkan wanita hamil mual, muntah, pusing, bahkan merusak suasana hatinya. Bahkan bagi beberapa wanita, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan.

  • Terdapat Bercak Darah atau Flek

Gejala ini terkadang dianggap sebagai tanda-tanda menstruasi namun tentu berbeda. Bercak darah atau flek yang terjadi disebabkan karena adanya pendarahan implantasi.

Pendarahan implantasi terjadi ketika proses penempelan embrio pada dinding rahim. Volume darah yang keluar pun tidak sebanyak darah menstruasi, yakni hanya 1-2 tetes darah berwarna merah muda atau kecoklatan.

  • Sakit Kepala

Sakit kepala juga bisa menjadi tanda-tanda wanita tengah hamil muda. Sakit kepala disebabkan adanya peningkatan hormon dan aliran darah secara tiba-tiba. Setidaknya 50 persen volume darah tambahan akan ditampung oleh tubuh pada saat mengandung.

Biasanya, sakit kepala hanya dialami pada awal-awal kehamilan. Jika pada usia kandungan masih mengalami sakit kepala maka harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Hal-Hal yang Dilakukan Jika Muncul Tanda-Tanda Hamil

Jika Anda merasakan semua ciri-ciri hamil tersebut, maka segera lakukan pemeriksaan secara mandiri dengan alat tes kehamilan atau test pack.

Test pack bisa menunjukkan hasil tes kehamilan secara akurat. Penggunaan test pack pun cukup mudah. Masukkan alat test pack ke dalam urin, tunggu beberapa saat hingga test pack menunjukkan hasilnya.

Baca Juga : Ciri-Ciri Mual Hamil

Ada beberapa jenis test pack, yakni test pack digital, test pack strip, dan pregnancy cassette test. 

Umumnya, jika hasil test pack menunjukkan dua garis merah maka menunjukkan jika Anda positif hamil. Namun pada jenis test pack digital maka akan timbul hasil pemeriksaan dengan menunjukkan indicator ‘Yes’ atau ‘Pregnant’.

Tanda-tanda hamil sebelum telat haid memang jarang diketahui oleh wanita namun tidak perlu khawatir, terpenting penuhi asupan nutrisi lengkap untuk menjaga kesehatan Anda dan janin. Setelah melakukan pemeriksaan dengan test pack maka Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter.

cheer

Ketahui ciri - ciri hamil sebelum haid agar Anda lebih mempersiapkan diri. Periksakan ketika Anda mengalami tanda - tanda kehamilan.

Isi form di samping ini jika Anda ingin konsultasi dengan Bocah Indonesia. Tim kami akan segera menghubungi Anda.

  • Cameron, E. L. (2014). Pregnancy and olfaction: a review. Front. Psychol., 06 February 2014.
  • American Pregnancy Association. What is Implantation Bleeding? 
  • Bai, G., et al. (2016). Associations between Nausea, Vomiting, Fatigue and Health-Related Quality of Life of Women in Early Pregnancy: The Generation R Study. PLOS ONE, 11(11), e0166133.
  • De Sutter, P., et al. (2006). First-trimester bleeding and pregnancy outcome in singletons after assisted reproduction. Hum Reprod. 2006 Jul;21(7):1907-11.
  • Condon, J. T. (2007). Psychological and physical symptoms during pregnancy: A comparison of male and female expectant parents. Journal of Reproductive and Infant Psychology, Volume 5, 1987 – Issue 4.
bocah indonesia green
Share:
  • 176
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors

Silahkan isi data berikut untuk mengetahui Paket/Layanan yang cocok untuk Ayah/Bunda.

Buat Janji?