Cara Tingkatkan Kesuburan Untuk Miliki Momongan

Cara Meningkatkan Kesuburan untuk Miliki Momongan

Ada beberapa cara bagi Bunda untuk meningkatkan kesuburan wanita. Tentu akan meningkatkan peluang keberhasilan dalam menjalani program hamil.

Untuk mencapai sebuah kehamilan, kesuburan wanita menjadi salah satu faktor penting. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kesuburan. Jika seorang wanita memiliki kesuburan yang yang optimal tentu peluang kehamilan yang dimiliki juga tinggi. Sebaliknya, jika kesuburan wanita rendah maka kehamilan pun sulit terjadi.

Pada dasarnya kesuburan wanita tidak hanya didukung oleh kesehatan rahim semata namun beberapa organ lainnya, seperti indung telur (ovarium) dan tuba falopi.

Nah, ada beberapa cara untuk meningkatkan kesuburan wanita, mulai dari menerapkan gaya hidup sehat, pola makan teratur, hingga imbangi dengan olahraga.

Baca juga: 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kesuburan Pada Pria Secara Alami

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Cara Meningkatkan Kesuburan Wanita

Tidak hanya penting saat program hamil, kesuburan wanita penting untuk menjalani masa kehamilan maupun untuk memiliki siklus menstruasi yang teratur. Berikut beberapa cara meningkatkan kesuburan yang dapat dilakukan.

1. Menerapkan gaya hidup sehat

Menjaga kesuburan bisa dilakukan dengan cara alami terlebih dahulu, salah satunya menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat yang dapat diterapkan adalah berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Bunda perlu menjauhi kebiasaan merokok maupun paparan asap rokok. Pasalnya, rokok mengandung zat kimia yang bisa memengaruhi kondisi sel telur.

Tidak hanya itu, konsumsi alkohol juga bisa memengaruhi kesuburan, lho. Hal ini lantaran, wanita yang mengonsumsi alkohol sebanyak 7 gelas atau lebih atau tiga gelas dalam satu waktu memiliki risiko gangguan haid dan masalah kesuburan.

2. Perhatikan asupan makanan yang dikonsumsi

Beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan, seperti:

  • Makanan yang mengandung antioksidan. Antioksidan memiliki peranan penting dalam menghalangi radikal bebas yang dapat merusak sel telur dalam tubuh. Folat dan seng merupakan jenis antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan pada wanita maupun pria.
  • Makanan yang tidak mengandung lemak trans. Lemak trans pada makanan dapat menyebabkan seorang wanita mengalami gangguan ovulasi. Pada umumnya, lemak trans bisa ditemukan dalam gorengan, mentega, makanan yang dipanggang, hingga produk olahan.
  • Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat. Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat membantu mendorong penurunan lemak, mengurangi kadar insulin, hingga memengaruhi siklus menstruasi.
  • Mengonsumsi makanan serat. Makanan serat dapat membantu tubuh untuk mengatasi hormon berlebihan dan mengoptimalkan kadar gula darah dalam tubuh. Makanan serat tinggi dapat ditemukan pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Mengonsumsi protein. Beberapa jenis makanan yang mengandung protein seperti telur, daging, dan ikan dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita.

3. Menjaga berat badan

Tahukah Bunda jika menjaga berat badan bisa membantu meningkatkan kesuburan? Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of The Turkish German Gynecological Association, menyebutkan jika obesitas memiliki kaitan terhadap masalah kesuburan.

Wanita yang memiliki berat badan berlebihan maupun di bawah normal bisa memiliki risiko mengalami gangguan pada kesehatan reproduksi. Maka dari itu, penting bagi seorang wanita harus menjaga berat badan tetap ideal.

Baca juga: Belum Punya Anak? Yuk, Cek di Klinik Pemeriksaan Kesuburan

4. Olahraga secara rutin

Salah satu cara meningkatkan kesuburan wanita adalah melakukan olahraga secara teratur. Rutin berolahraga dapat menurunkan risiko masalah kesuburan pada wanita. Jadi, Bunda tidak perlu ragu lagi ya untuk melakukan olahraga setiap harinya. Jika ingin peluang kesuburan meningkat maka pastikan tubuh bergerak aktif.

5. Kelola stres secara baik

Stres menjadi salah satu faktor pemicu berbagai penyakit. Nah, termasuk mengganggu kondisi kesuburan wanita, lho. Hal ini lantaran stres dapat memengaruhi fungsi dari salah satu kelenjar dalam otak yaitu hipotalamus. Kelenjar ini memengaruhi hormon yang memberi tanda pada ovarium untuk melepaskan sel telur.

Jika seorang wanita mengalami stress maka fungsi hipotalamus juga akan terganggu sehingga terjadi gangguan ovulasi. Kondisi ini bisa menyebabkan Bunda sulit hamil jika mengalami tingkat stres yang tinggi.

Itu dia penjelasan terkait cara meningkatkan kesuburan wanita. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan organ reproduksi ya, Bunda. Jika Ayah Bunda memiliki keluhan terhadap organ reproduksi, jangan lupa konsultasikan ke fasilitas kesehatan atau klinik fertilitas Bocah Indonesia untuk mendapat penanganan yang tepat.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami diย (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • Dag, Z.O., Dilbaz, B. (2015). Impact of obesity on infertility in women. J Turk Ger Gynecol Assoc. 2015; 16(2): 111โ€“117.ย 
  • Best, D., et al. (2017). How effective are weight-loss interventions for improving fertility in women and men who are overweight or obese? A systematic review and meta-analysis of the evidence. Human Reproduction Update, Volume 23, Issue 6, November-December 2017, Pages 681โ€“705.ย 
  • Chavarro, J.E., et al. (2009). Caffeinated and Alcoholic Beverage Intake in Relation to Ovulatory Disorder Infertility. Epidemiology 20(3):p 374-381, May 2009.ย 
  • Chavarro, J.E., et al. (2009). A prospective study of dietary carbohydrate quantity and quality in relation to risk of ovulatory infertility. European Journal of Clinical Nutrition volume 63, pages78โ€“86 (2009).ย 
  • Chavarro, J.E., et al. (2008). Protein intake and ovulatory infertility. Research Reproductive Endocrinology and Infertility, Volume 198, Issue 2, P210.E1-210.E7.ย 
  • Bakirhan, H., et al. (2019). The association between trans fatty acids, infertility and fetal life: a review. Human Fertility 22(3):154-163.
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji