Bagaimana Cara Menghentikan Haid yang Berkepanjangan?

cara menghentikan haid yang berkepanjangan

Setiap bulannya, wanita akan mengalami menstruasi atau haid. Bagi sebagian wanita, menstruasi terkadang menyebabkan rasa tidak nyaman karena rasa nyeri atau pendarahan yang berlebihan. Pendarahan yang berlebihan bukanlah hal berbahaya namun Anda perlu curiga jika pendarahan berkepanjangan terjadi terus-menerus. Sebelum Anda mencari cara menghentikan haid yang berkepanjangan, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa penyebabnya.

Penyebab Menstruasi Berkepanjangan

Umumnya, siklus menstruasi pada wanita berbeda-beda yakni setiap 21 – 35 hari. Begitu pula dengan durasi pendarahan haid yang bervariasi, yaitu 4 – 7 hari. Bagi beberapa wanita bahkan mengalami menorrhagia, yaitu menstruasi berkepanjangan. Biasanya, wanita yang mengalami menorrhagia akan melalui durasi menstruasi lebih dari 7 hari.

Selain durasinya yang berkepanjangan, wanita yang dianggap haid berkepanjangan adalah ketika volume pendarahannya lebih dari 80 ml selama siklus. Normalnya, jumlah darah yang dikeluarkan pada saat menstruasi adalah 30 – 40 ml.

Haid yang berkepanjangan bukanlah hal berbahaya namun jika Anda mengalaminya terus-menerus bisa jadi menandakan kondisi yang serius. Kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa cara namun sebelum mengatasinya, Anda harus mengetahui beberapa penyebabnya.

1. Ketidakseimbangan hormon

Hormon yang tidak seimbang akan memengaruhi proses menstruasi. Kondisi hormon yang tidak seimbang akan menyebabkan ovarium dan dinding rahim meluruh secara berlebihan. Akibatnya, pendarahan berlebihan terjadi pada saat menstruasi.

Sejumlah kondisi dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, termasuk sindrom ovarium polikistik (PCOS), obesitas, resistensi insulin dan masalah tiroid.

2. Disfungsi ovarium

Disfungsi atau gangguan ovarium yang terjadi dapat menyebabkan adanya gangguan pada produksi hormon progesteron dan estrogen yang memiliki peranan penting terhadap menstruasi. Jika ovarium (indung telur) mengalami masalah maka akan menyebabkan siklus haid tidak teratur atau haid yang berkepanjangan.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi di mana tumbuhnya jaringan pada lapisan rahim (endometrium) yang tumbuh di luar rahim. Seorang wanita yang didiagnosis endometriosis akan mengalami nyeri haid baik sebelum dan sesudah menstruasi serta pendarahan menstruasi yang lebih banyak.

4. Fibroid rahim

Fibroid rahim atau yang disebut juga miom adalah jenis tumor jinak pada dinding rahim. Fibroid atau miom umumnya memiliki jumlah dan lokasi yang bervariasi. Fibroid rahim bisa menyebabkan seorang wanita mengalami pendarahan yang lebih panjang dan lebih berat dari biasanya.

5. Radang panggul

Salah satu penyebab seorang wanita mengalami haid berkepanjangan adalah radang panggul. Radang panggul adalah kondisi terjadinya infeksi sehingga mengakibatkan peradangan pada organ reproduksi wanita. Wanita yang mengalami radang panggul biasanya akan merasa nyeri pada perut bagian bawah serta menstruasi yang berkepanjangan.

menstruasi

Cara Menghentikan Haid yang Berkepanjangan

Wanita yang mengalami menstruasi berkepanjangan tentu akan mengalami rasa tidak nyaman. Apalagi jika kondisi seperti ini dialami secara terus menerus. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara. Hal ini pun berdasarkan penyebab dari haid berkepanjangan itu sendiri.

1. Terapi hormon

Salah satu cara mengatasi haid lebih dari 15 hari adalah dengan melakukan terapi hormon. Cara ini dilakukan jika penyebab menstruasi berkepanjangan yang Anda alami karena ketidakseimbangan hormon.

Rangkaian terapi hormon yang bisa Anda lakukan adalah pemberian hormon progesteron dan estrogen, salah satunya dengan pil KB. Namun, bagi beberapa wanita ada yang mengalami ketidakcocokan dengan pil KB sehingga dokter akan memberikan jenis obatan lain.

Namun, jika Anda tidak cocok menggunakan pil KB, dokter mungkin akan memberikan jenis obat-obatan hormonal lainnya.

2. Obat-obatan

Anda juga bisa mengatasi haid yang berkepanjangan dengan mengonsumsi obat-obatan. Jenis obat-obatan yang dapat dikonsumsi adalah obat antiinflamasi nonsteroid. Obat ini diberikan dengan tujuan untuk meredakan nyeri pada saat menstruasi yang disertai dengan siklus yang berkepanjangan.

Namun, dokter juga dapat memberikan resep obat, seperti asam traneksamat untuk menghentikan pendarahan. Anda dapat mengonsumsi obat-obatan tersebut tentunya berdasarkan resep dokter.

Cara Menghentikan Haid yang Berkepanjangan Melalui Pembedahan

Selain menjalani terapi hormon dan mengonsumsi obat-obatan, cara lain yang dapat dilakukan agar Anda bisa mengatasi haid berkepanjangan tersebut dengan pembedahan. Tindakan ini dilakukan apabila Anda terus mengalami menstruasi disertai pendarahan yang berkepanjangan.

1. Kuret

Jika haid yang berkepanjangan berlangsung terus menerus sedangkan obat-obatan yang diberikan tidak membuahkan hasil, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan kuret. Prosedur ini dilakukan untuk mengeluarkan jaringan dinding rahim dengan tujuan mengatasi pendarahan berlebihan pada saat menstruasi.

2. Histeroskopi

Histeroskopi merupakan prosedur yang dilakukan untuk melihat kondisi rahim dengan alat yang bernama histeroskop. Alat ini seperti selang dengan kamera pada bagian ujungnya.  Prosedur ini menjadi salah satu pilihan cara mengatasi haid yang berkepanjangan. Tindakan ini dilakukan untuk memperbaiki kelainan rahim. Prosedur ini juga dapat dilakukan jika ditemukan polip dan fibroid atau miom pada rahim Anda.

3. Operasi pengangkatan rahim

Jika kasus haid yang berkepanjangan ini kian serius, dokter akan memberikan saran terakhir berupa operasi pengangkatan rahim. Prosedur ini dilakukan jika terdapat kasus yang ekstrem sehingga memerlukan pengangkatan rahim. Namun, prosedur ini hanya disarankan bagi pasangan yang tidak merencanakan kehamilan lagi maka dokter akan membuat prosedur pengangkatan rahim menjadi pilihan terakhir.

Cara Menghentikan Haid Terus Menerus Secara Alami

Jika Anda ingin mengatasi pendarahan namun tidak ingin mengonsumsi obat-obatan maka Anda bisa mencoba beberapa cara lainnya. Terdapat cara menghentikan haid yang berkepanjangan secara alami, meski hasilnya tidak bisa lebih cepat daripada mengonsumsi obat-obatan namun ini akan membantu Anda secara bertahap.

Berikut beberapa cara menghentikan haid dengan cara alami.

1. Minum air putih yang cukup

Salah satu cara mengatasi haid yang berkepanjangan adalah dengan minum air putih yang cukup. Seperti yang diketahui mengonsumi air putih yang banyak dapat menjaga asupan cairan pada tubuh Anda terutama pada saat menstruasi.

Air putih adalah minuman terbaik untuk mencegah dehidrasi dan mengatasi gejala anemia. Minum air putih hangat juga bisa meringankan nyeri haid.

2. Mengonsumsi zat besi

Menstruasi yang berkepanjangan disertai dengan derasnya aliran darah dapat membuat Anda mengalami gejala anemia akibat kekurangan zat besi.

Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin (protein pada sel merah) untuk membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika tubuh Anda kekurangan zat besi maka dapat menyebabkan Anda mengalami anemia.

Anda bisa mendapatkan zat besi dari sayuran, seperti bayam, daging tanpa lemak, tiram, hati hewani untuk memenuhi asupan zat besi Anda.

3. Mengonsumsi vitamin B6

Selain zat besi, salah satu nutrisi yang diperlukan tubuh Anda adalah vitamin B6. Vitamin B6 dapat membantu meningkatkan fungsi kelenjar pituitari untuk menormalkan hormon menstruasi. Anda dapat mengonsumsi vitamin B6 dari makanan seperti, ikan, daging sapi, sayuran hijau, kacang-kacangan, kentang, buahan-buahan (alpukat dan pisang).

4. Mengonsumsi obat herbal

Salah satu cara mengatasi haid yang berkepanjangan adalah dengan mengonsumsi obat-obatan herbal. Terdapat beberapa jenis bahan herbal alami yang bisa Anda konsumsi, seperti adas, jahe, dan daun raspberry.

  • Adas memiliki sifat analgesik dan anti-inflamasi yang dapat mengurangi gejala PMS dan mengurangi panjang aliran darah selama periode Anda.
  • Jahe dapat membantu meringankan pendarahan.
  • Daun raspberry memiliki sifat relaksasi otot yang dapat mengurangi kontraksi rahim.

Kesimpulan

Haid yang berkepanjangan tentu memberikan rasa tidak nyaman. Anda dapat mengatasinya dengan beberapa cara di atas, mulai dari mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan, pembedahan, hingga obat-obatan herbal alami. Jangan lupa untuk melakukan olahraga teratur dan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi dan bergizi.

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum juga hamil setelah berupaya selama dua belas bulan atau lebih (atau enam bulan jika usia perempuan di atas 35 tahun), kami menyarankan Anda untuk melakukan penilaian kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau dengan mengisi formulir melalui tombol dibawah.

  1. Dunford, Nicole C Powell; et al. Menstrual suppression for combat operations: advantages of oral contraceptive pills. Women’s Health Issues. Jan-Feb 2011;21(1):86-91. 
  2. Mirabi, Parvaneh; et al. Effect of Medicinal Herbs on Primary Dysmenorrhoea– a Systematic Review. Iran J Pharm Res. 2014 Summer; 13(3): 757–767.  
  3. Kashefi, Farzaneh; et al. Effect of Ginger (Zingiber officinale) on Heavy Menstrual Bleeding: A Placebo-Controlled, Randomized Clinical Trial. Phytotherapy Volume 29, Issue 1 p. 114-119.
  4. Javan, Roghayeh; et al. Herbal Medicines in Idiopathic Heavy Menstrual Bleeding: A Systematic Review. Phytotherapy Volume 30, Issue 10 p. 1584-1591. 
  5. Fathizadeh, Nahid. Evaluating the effect of magnesium and magnesium plus vitamin B6 supplement on the severity of premenstrual syndrome. Iran J Nurs Midwifery Res. 2010 Dec; 15(Suppl1): 401–405. 
  6. Davis, E. & Sparzak, P.B. NCBI Bookshelf (2019). Abnormal Uterine Bleeding (Dysfunctional Uterine Bleeding).
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Reservasi