7 Penyebab Susah Hamil dan Cara Mengatasinya

penyebab susah hamil

Bagi pasangan yang telah menikah tentu ingin memiliki keturunan. Meski telah rutin melakukan hubungan intim tanpa alat kontrasepsi namun kehamilan belum berhasil didapatkan. Ada berbagai macam penyebab susah hamil setelah menikah yang dialami pasangan suami istri. Mulai dari usia, kondisi medis, hingga masalah infertilitas.

Penyebab Susah Hamil

Kesulitan mendapatkan kehamilan bisa disebabkan oleh berbagai penyebab. Hal ini biasanya terjadi ketika pasangan suami istri telah berusaha merencanakan program hamil bahkan hingga bertahun-tahun. Ada beberapa penyebab susah hamil yang bisa dialami pasangan suami istri.

1. Gangguan Ovulasi 

Ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur dari indung telur (ovarium) yang terjadi setiap bulannya. Fungsi ovarium sendiri untuk menghasilkan sel telur dan hormon seks wanita, seperti estrogen dan progesteron. Hal ini juga yang menentukan masa subur wanita agar dapat terjadi pembuahan. Namun proses ovulasi terkadang bisa terganggu.

Gangguan ovulasi bisa menjadi penyebab susah hamil padahal haid lancar. Pasalnya, gejala awal gangguan ovulasi pada setiap wanita tidak selalu sama karena memiliki kondisi yang berbeda.

Bagi wanita yang mengalami gangguan ovulasi biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur dan volume darah yang lebih banyak dari biasanya sehingga wanita kerap menganggap hal tersebut merupakan normal terjadi pada saat menstruasi.

Namun ada juga beberapa wanita yang siklus haidnya tetap normal tetapi durasi haid lebih lama atau lebih cepat dari biasanya. Pada kondisi yang lebih parah bahkan wanita tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan gangguan ovulasi, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), kelebihan atau kekurangan berat badan, insufisiensi ovarium primer, disfungsi tiroid, hiperprolaktinemia, dan olahraga berlebihan.

2. Endometriosis

Penyebab lain susah hamil adalah endometriosis. Endometriosis merupakan kondisi jaringan yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di tempat di luar rahim. Diperkirakan hingga 50% wanita dengan endometriosis akan mengalami kesulitan hamil.

Gejala endometriosis yang paling umum dialami adalah nyeri berlebihan pada saat menstruasi, volume darah pada saat menstruasi yang keluar banyak, mual, hingga durasi menstruasi yang lebih lama dari biasanya.

3. Tuba Falopi Tersumbat

Saluran tuba merupakan jalur antara ovarium dan rahim. Fungsi tuba falopi sebagai saluran untuk sel telur bergerak dari ovarium menuju ke rahim. Di saluran tuba inilah sel telur dan sperma bertemu sehingga terjadi pembuahan.

Jika saluran tuba falopi tersumbat maka sel telur tidak dapat berenang menuju rahim sehingga tidak dapat bertemu dengan sperma. Hal tersebut bisa menjadi penyebab susah hamil dan menyebabkan tidak dapat terjadinya pembuahan.

Terdapat beberapa penyebab tuba saluran tersumbat. Bagi beberapa wanita yang mengalami saluran tuba tersumbat merasakan gejala, seperti nyeri panggul. Namun bagi beberapa wanita lainnya tidak memiliki gejala.

4. Usia

Salah satu penyebab susah hamil adalah usia. Bagi wanita yang berusia di atas 35 tahun dan pria yang berusia di atas 40 tahun akan memerlukan waktu lama untuk memiliki keturunan. Hal ini disebabkan semakin bertambahnya usia, kualitas dan kuantitas sel telur akan menurun. Begitu pula dengan kualitas dan kuantitas sperma pria akan mengalami hal yang sama.

5. Infertilitas pada Pria

Masalah infertilitas tidak hanya terjadi pada wanita namun juga bisa dialami oleh pria. lebih dari 30% masalah ketidaksuburan dapat ditemukan pada pria. Masalah infertilitas pada pria dapat disebabkan oleh:

  • Jumlah sperma yang sedikit
  • Pergerakan sperma yang kurang baik
  • Bentuk sperma abnormal
  • Disfungsi ereksi
  • Tabung van deferens tersumbat

Infertilitas pada pria dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti kondisi medis tertentu hingga faktor genetik. Untuk mengetahui masalah infertilitas pada pria dapat dilakukan analisis sperma.

6. Kelainan bentuk rahim

Kondisi rahim yang abnormal dapat menjadi penyebab susah hamil. Bentuk rahim yang tidak normal akan menyebabkan sel telur yang telah dibuahi untuk menempel di dinding rahim. Kondisi ini dapat disebabkan oleh miom atau jaringan parut yang mengalami infeksi.

7. Kondisi medis lainnya 

Susah hamil juga bisa disebabkan akibat kondisi medis tertentu, seperti tiroid atau diabetes yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan infertilitas. Beberapa penyakit autoimun, seperti lupus dan penyakit menular seksual dapat menyebabkan infertilitas.

Jika Anda mengalami susah hamil, Anda dapat melakukan program hamil dengan teknologi berbantu seperti inseminasi intrauterine (IUI) dan bayi tabung (IVF). Program hamil berbantu dapat menjadi pilihan bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan namun memiliki masalah kesuburan.

mencegah keguguran berulang

Kemungkinan Gagal Program Hamil

Program hamil berbantu dapat membantu pasangan yang mengalami masalah infertilitas untuk memiliki keturunan namun kedua prosedur hamil dengan teknologi berbantu seperti inseminasi dan bayi tabung juga memiliki faktor kegagalan.

Meski bayi tabung memiliki tingkat keberhasilan yang cukup baik, ada beberapa faktor penyebab bayi tabung Anda dan pasangan gagal, yaitu:

  • Kualitas embrio kurang baik
  • Disfungsi implantasi atau gagalnya embrio menempel pada dinding rahim 
  • Respons tubuh tidak sejalan dengan pengobatan selama program
  • Usia sel telur bergantung pada usia ibu dan menjadi faktor kualitas dan kuantitas
  • Kelainan kromosom pada embrio sehingga perkembangan embrio kurang optimal
  • Gaya hidup merokok, minuman keras, dan berat badan berlebihan

Solusi Penyebab Gagal Bayi Tabung

  • Tubuh harus dalam kondisi optimal
  • Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat
  • Penyeleksian sperma terbaik menggunakan teknologi optimal dengan prosedur IMSI
  • Mengikis cangkang embrio dengan prosedur zona thining

IMSI (Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection)

IMSI (Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection) merupakan prosedur pemilihan sperma terbaik dengan detail menggunakan mikroskop yang memiliki kemampuan perbesaran hingga 6000 kali. Dengan prosedur tersebut dapat dipastikan ahli embriolog akan memilih sperma terbaik yang yang dapat meningkatkan keberhasilan bayi tabung

Apa Itu Zona Thinning?

Zona thinning merupakan pengikisan cangkang embrio menggunakan teknologi laser. Hal ini bertujuan agar embrio pasien dengan prognosis buruk yang terjadi pada ibu yang berumur, kegagalan implantasi berulang, kualitas embrio buruk atau zona pelusida tebal.

Dampak Psikologis Setelah Divonis Gagal Bayi Tabung

Gagal menjalani program bayi tabung tentu dapat menyebabkan berbagai macam perasaan yang meliputi perasaan sedih, kecewa, bingung, marah, hingga stres. Pasalnya, untuk menjalani program hamil bayi tabung membutuhkan proses panjang yang menghabiskan waktu, tenaga, hingga biaya yang tidak sedikit. Tidak jarang pasien yang mengalami gagal bayi tabung merasa terpuruk.

Kondisi ini terkadang membuat para wanita merasa #LelahIVF. Namun untuk mengatasi hal tersebut, Bocah Indonesia mempersembahkan paket siap hamil untuk memberi semangat baru bagi Anda yang pernah divonis gagal bayi tabung (IVF).

Apa itu Paket Siap Hamil?

Paket siap hamil merupakan program lanjutan bagi Anda yang divonis gagal menjalani program bayi tabung (IVF). Anda akan mendapatkan pendampingan dari IVF coordinator yang akan memberikan saran terbaik, memberikan semangat hingga pendampingan baik dari sisi medis maupun non-medis.

Hal ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres Anda setelah divonis gagal agar tetap semangat untuk tetap menjadi pejuang dua garis. Menurunkan tingkat stres merupakan salah satu hal penting agar program hamil dapat berjalan dengan baik.

Selain mendapatkan pendampingan dari IVF coordinator, Anda selanjutnya akan mendapatkan layanan embryo counseling (EC).

Perlu diketahui, tingkat keberhasilan bayi tabung di Bocah Indonesia secara kumulatif mencapai 48%. Hal ini dapat dilihat dari Key Performance Indicator (KPI) Bocah Indonesia yang terdiri dari fertilization rate, growing embryos, embryo biopsy, freeze and thaw, dan implantation rate.

Siapa Saja yang Bisa Melakukan Paket Siap Hamil?

Paket siap hamil ditujukan bagi Anda yang pernah gagal bayi tabung (IVF) dan masih ingin berjuang untuk mendapatkan keturunan.

Paket siap hamil merupakan pilihan tepat untuk Anda yang membutuhkan semangat dan dukungan baru untuk memulai kembali proses panjang demi mendapatkan momongan.

Melalui paket siap hamil, Anda tidak lagi merasa #LelahIVF untuk menjadi pejuang dua garis. Sudah saatnya Ayah Bunda tidak lagi merasa lelah demi kehadiran buah hati.

Untuk info lebih lanjut Ayah Bunda bisa hubungi Ferly melalui Whatsapp atau kunjungi halaman ini.

Prosedur Cek Kesuburan

Pusat Fertilitas Bocah Indonesia menyediakan layanan pemeriksaan mendasar Bocah 3 Langkah untuk mengecek kesuburan para calon ayah bunda. Bocah 3 Langkah diselenggarakan secara simultan, yaitu dokter melakukan pemeriksaan ultrasonografi terhadap istri, sementara suami menjalani pemeriksaan sperma. Untuk pemeriksaan lanjutan, jika dibutuhkan, dokter akan memeriksa calon bunda dengan metode hysterosalpingography. Lalu, dokter akan menyelenggarakan sesi konsultasi kepada pasutri berdasarkan hasil kedua pemeriksaan tersebut. Apabila dibutuhkan, berdasarkan kesepakatan dengan pasutri, Bocah Indonesia juga dapat mendatangkan tenaga psikologi dalam sesi konsultasi.

  1. Reinaldo S A Sasaki, Mario S Approbato, Mônica C S Maia, Eliamar Aparecida de B Fleury, Christiane R Giviziez, Neuma Zanluchi. Patients’ auto report of regularity of their menstrual cycles. Medical history is very reliable to predict ovulation. A cross-sectional study. BRA Assist Reprod. 2016 Aug 1;20(3):118-22. doi: 10.5935/1518-0557.20160027. URL.
  2. Matthew Latham, Macer MD, Hugh S.Taylor MD. Endometriosis and Infertility: A Review of the Pathogenesis and Treatment of Endometriosis-associated Infertility. Obstetrics and Gynecology Clinics of North America. Volume 39, Issue 4, December 2012, Pages 535-549. URL.
  3. Natalie M, Crawford MD. Age-related Infertility. Obstetrics and Gynecology Clinics of North America. Volume 42, Issue 1, March 2015, Pages 15-25. URL.
  4. Deidre D. Gunn, M.D. Evidence-based approach to unexplained infertility: a systematic review. VOLUME 105, ISSUE 6, P1566-1574.E1, JUNE 01, 2016. URL.
  5. Rachel Busuttil Leaver. Male infertility: an overview of causes and treatment options. British Journal of NursingVol. 25, No. 18 Review. Published Online:13 Oct 2016. URL.
  6. Brent Hanson. Female infertility, infertility-associated diagnoses, and comorbidities: a review. Journal of Assisted Reproduction and Genetics volume 34, pages 167–177 (2017). URL.
  7. Alex Simon, Neri Laufer. Assessment and treatment of repeated implantation failure (RIF). J Assist Reprod Genet. 2012 Nov; 29(11): 1227–1239. Published online 2012 Sep 14. URL.
  8. Bhagavath, Bala MBBS, Greiner, Ellie BS, and corresponding authors. Uterine Malformations: An Update of Diagnosis, Management, and Outcomes. Obstetrical & Gynecological Survey: June 2017 – Volume 72 – Issue 6 – p 377-392. URL.
  9. Yacoub Khalaf. Tubal subfertility. BMJ 2003; 327 (Published 11 September 2003). URL.
  10. Julie Rosner; Tijana Samardzic; Manbeer S. Sarao. Physiology, Female Reproduction. Last Update: October 6, 2020. URL.
  11. Pelin Kutlu, Ozhan Atvar, and Omer Faruk Vanlioglu. Laser assisted zona thinning technique has no beneficial effect on the ART outcomes of two different maternal age groups. J Assist Reprod Genet. 2010 Aug; 27(8): 457–461. URL
bocah indonesia green
Share:
  • 176
    Shares

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

doctors

Silahkan isi data berikut untuk mengetahui Paket/Layanan yang cocok untuk Ayah/Bunda.

Cek layanan?
ferly slime