3 Cara Agar Cepat Hamil Setelah Menikah - Bocah Indonesia
cara agar cepat hamil

Cara Agar Cepat Hamil Setelah Menikah

3 Cara Ampuh Agar Cepat Hamil Setelah Menikah

Sebagian pasangan menginginkan kehadiran buah hati dengan cepat setelah menikah. Berbagai cara pun dilakukan agar cepat hamil. Mulai dari melakukan senggama terjadwal untuk program hamil alami hingga program hamil berbantu seperti inseminasi intrauterine (IUI) atau bayi tabung (IVF).

Cara yang Dapat Dilakukan Agar Cepat Hamil

Salah satu cara agar cepat hamil adalah dengan meningkatkan kesuburan. Namun bagi pasangan yang memiliki infertilitas, hal tersebut menjadi sebuah kendala. Solusi agar cepat hamil melalui program hamil berbantu melalui inseminasi intrauterine (IUI) dan bayi tabung (IVF).

Senggama Terjadwal

Senggama terjadwal merupakan hubungan seks yang dijadwalkan di masa subur. Hal ini merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan peluang kehamilan. Biasanya, menjelang ovulasi, dokter akan menyarankan tanggal mana waktu paling baik pasangan suami istri untuk melakukan hubungan seks agar cepat hamil. Namun tingkat keberhasilan hanya mencapai 5 – 10%.

Selain dibantu dengan obat hormon, terdapat faktor yang mempengaruhi senggama terjadwal, seperti jalani pola hidup sehat, hingga konsumsi suplemen asam folat.

Inseminasi intrauterine (IUI)

Inseminasi buatan yang biasa dilakukan adalah metode inseminasi intrauterine (IUI) yang merupakan salah satu program kehamilan dengan teknik memasukkan sperma pasangan yang paling baik ke dalam rahim wanita untuk memudahkan proses pembuahan secara alami.

Tingkat keberhasilan program inseminasi dan bayi tabung untuk pasangan di bawah umur 35 tahun cukup tinggi yaitu 43%. Namun dengan bertambahnya usia, persentase tersebut akan terus menurun.

Indikasi pasien yang dapat melakukan inseminasi intrauterine (IUI)

Pasien yang ingin melakukan inseminasi intrauterine (IUI) biasanya mengalami beberapa indikasi masalah pada organ reproduksi, gangguan fertilitas, hingga memiliki kondisi penyakit tertentu, seperti:

  • Pasien yang memiliki gangguan ovulasi (Polycystic Ovarian Syndrome – PCOS).
  • Pasien yang memiliki Endometriosis Derajat Ringan.
  • Masalah infertilitas pasien laki-laki yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Memiliki riwayat medis tertentu, seperti HIV dan hepatitis.
  • Mengalami gangguan hubungan seksual karena kondisi tertentu.
  • Pasien yang mengalami gangguan fertilitas seperti sperma abnormal, gangguan ereksi, gangguan ejakulasi, atau kondisi lainnya.

Prosedur tingkat lanjut

MESA

Microscopic Epididymal Sperm Extraction (MESA) dilakukan dengan pembedahan kecil pada buah zakar untuk mengumpulkan sperma di bagian epididimis.

PESA

Percutaneous Epididymal Sperm Extraction (PESA) merupakan prosedur yang mirip dengan MESA. PESA tidak memerlukan pembedahan umum namun menggunakan jarum kecil untuk menembus buah kecil. Teknik ini dapat digunakan sebagai pendekatan pertama untuk pengumpulan sperma yang paling efektif saat mencoba mengumpulkan sperma pada pria yang telah menjalani vasektomi dan epididimisnya membesar.

TESA dan MICRO TESE

Testicular Sperm Extraction dilakukan bila PESA gagal dan diperlukannya pengangkatan sedikit jaringan testis untuk mengambil sperma. Teknik ini sangat berhasil dalam kasus penyumbatan pada saluran yang bertanggung jawab untuk mengangkut sperma dari testis ke ejakulasi atau juga karena kondisi genetik, terkait infeksi, maupun hormonal yang menyebabkan rendahnya produksi sperma

Bayi tabung (IVF)

Prosedur bayi tabung atau IVF merupakan merupakan proses pembiakkan embrio di laboratorium melalui hasil pembuahan sel telur wanita oleh sperma suami di luar tubuh (in vitro).

Proses pembuahan diobservasi dengan mikroskop selama 3 – 5 hari. Kemudian kualitas embrio secara seksama agar dapat menentukan embrio yang terpilih untuk transfer dan preservasi cryo.

Indikasi pasien yang melakukan prosedur bayi tabung

  • Faktor sperma pasien laki-laki yang tidak dapat dikoreksi dengan obat/operasi.
  • Oklusi tuba bilateral pasien wanita yang tidak dapat dikoreksi.
  • Wanita yang tidak kunjung hamil pasca 3 – 4 kali inseminasi intrauterine (IUI).
  • Enam bulan pasca koreksi tuba falopi, pasien tidak membuahkan kehamilan.
  • Pasien yang memiliki gangguan endometriosis derajat sedang – berat.
  • Infertilitas idiopatik (selama tiga bulan tidak hamil)
  • Wanita yang mengalami gangguan ovulasi dan penurunan cadangan telur.
  • Wanita yang mengalami keguguran idiopatik berulang.
  • Adanya kondisi medis yang dapat diatasi dengan Preimplantation Generic Testing (PGT).

Penyebab gagal bayi tabung

Meski memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi terdapat beberapa faktor yang menyebabkan program bayi tabung gagal:

  • Respons tubuh wanita tidak sejalan dengan pengobatan selama program.
  • Usia sel telur bergantung pada usia wanita dan menjadi faktor kualitas dan kuantitas.
  • Kualitas embrio kurang baik.
  • Kelainan kromosom pada embrio.
  • Disfungsi implantasi atau gagalnya penempelan embrio pada rahim.

Solusi untuk mengatasi risiko kegagalan

Terdapat solusi untuk mengatasi risiko kegagalan dari prosedur bayi tabung, seperti metode ICSI, LAH, IMSI, dan kalsium ionophore.

Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI)

ICSI membantu banyak pasangan suami istri yang bermasalah dengan kesuburan pria akibat motilitas sperma yang buruk atau banyak sperma yang rusak. Karena sperma terkendala untuk masuk ke dalam sel telur dan membuahinya, ahli embriologi akan memilih sperma di bawah mikroskop dan menyuntikkannya langsung ke dalam sel telur.

Laser Assisted Hatching (LAH)

Laser Assisted Hatching (LAH) adalah teknik yang dilakukan untuk mempertinggi tingkat keberhasilan siklus IVF/ICSI setelah ICSI dan sebelum transfer embrio. LAH terutama berguna pada kasus-kasus dengan peningkatan Follicle Stimulating Hormone (FSH) basal, riwayat 2 atau lebih siklus IVF yang gagal sebelumnya, serta embrio dengan dinding sel tebal.

Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection (IMSI)

Dengan prosedur IMSI, ahli embriologi akan menilai struktur sperma secara lebih baik serta menghindarkan sperma yang diduga abnormal disuntikkan ke dalam sel telur yang tersedia.

Kalsium Ionophore

Kalsium Ionophore merupakan salah satu faktor penting yang mendukung proses aktivasi sel telur secara buatan dan biasanya dilakukan  untuk mengatasi masalah semisal kegagalan fertilisasi menyeluruh (total fertilization failure) dan globozoospermia.

Pasien dengan kasus oligoteratoasthenospermia, istri dengan persediaan sel telur yang minim, dan istri dengan masalah infertilitas yang tidak bisa diketahui penyebabnya juga bisa diresepkan untuk menjalani aktivasi buatan ini.

Second Opinion Program

Second Opinion Program adalah solusi yang tepat dari keraguan dan kegagalan Anda untuk menentukan program hamil selanjutnya. Melalui Second Opinion Program, Anda akan mendapatkan opsi dari ahli terbaik untuk menentukan program hamil sehingga dapat meminimalisir risiko kegagalan.

keraguan

Faktor Keraguan Saat Memilih Program Hamil

Menentukan program hamil dengan bantuan teknologi merupakan keputusan besar dengan segala pertimbangan. Hal ini tidak terlepas dari beberapa faktor keraguan yang mempengaruhi kondisi pasien, seperti:

Faktor ekonomi

Faktor ekonomi kerap menjadi salah satu penyebab keraguan dalam menentukan program hamil dengan bantuan teknologi sebab biayanya yang tidak sedikit.

Namun Anda tidak perlu khawatir, untuk menangani keraguan tersebut, Bocah Indonesia memberikan solusi terbaik.

Melakukan program hamil di Bocah Indonesia memiliki berbagai metode pembayaran, salah satunya metode pembayaran yang dapat dicicil, sehingga pasien tidak perlu ragu lagi untuk melakukan program hamil dengan bantuan teknologi.

Faktor teknologi

Salah satu faktor yang menyebabkan keraguan pada pasien adalah teknologi. Hal ini, berupa laboratorium untuk tempat pemeriksaan belum mendukung dari segi fasilitas.

Hal ini tidak perlu dikhawatirkan jika Anda memilih untuk melakukan program hamil di Bocah Indonesia karena laboratorium yang ada di klinik Bocah Indonesia telah memenuhi standar internasional, sehingga pasien tidak perlu ragu lagi dengan hasil pemeriksaan para ahli.

Tingkat kepercayaan pasien pada dokter

Saat menentukan program hamil yang akan dijalani, terkadang salah satu yang menjadi penyebab keraguan adalah tingkat kepercayaan pasien pada dokter. Hal ini bisa terjadi dalam kasus hasil diagnosa yang tidak sesuai dengan perawatan dan opsi yang diberikan dokter.

Ditangani para dokter spesialis terbaik, Bocah Indonesia dapat mengatasi permasalahan Anda. Para dokter spesialis di Bocah Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 dokter terbaik. Di antaranya, dr. Ferry Darmawan, Sp. OG dan dr. Beeleonie BMedSc, Sp.OG – KFER, yang dapat memberikan opsi dan solusi terbaik bagi Anda dan pasangan.

Layanan dan fasilitas

Pelayanan dan fasilitas yang kurang memadai terkadang membuat pasien ragu untuk melanjutkan perawatan tersebut.

Berbeda dengan klinik lain, Bocah Indonesia merupakan klinik yang menyediakan fasilitas lengkap sehingga menjadi One Stop Fertility Center bagi pasien. Fasilitas yang lengkap akan membuat pasien lebih nyaman saat melakukan perawatan di klinik Bocah Indonesia.

Perbandingan kompetitor

Perbandingan kompetitor menjadi salah satu faktor yang menjadi keraguan pasien untuk menentukan program hamil. Hal ini bisa terjadi dalam kasus, ketika pasien ragu dengan opsi yang diberikan dokter sebelumnya sehingga membutuhkan pilihan untuk menentukan program hamil yang akan dijalani.

Dalam hal ini, Bocah Indonesia menyediakan Second Opinion Program yang merupakan solusi dari keraguan dan kegagalan Anda untuk menentukan program hamil selanjutnya.

Melalui Second Opinion Program, Anda dan pasangan tidak akan lagi ragu lagi dengan opsi yang diberikan oleh para ahli dari Bocah Indonesia.

Promo spesial untuk Anda yang memilih program hamil bayi tabung (IVF) akan mendapatkan kalsium ionophore secara gratis. Sudah saatnya Ayah Bunda menentukan program hamil tanpa rasa takut dan ragu lagi.

Baca selengkapnya untuk info lebih lanjut disini.

 

No Comments

Leave a Reply