4 Buah untuk Menghentikan Pendarahan Haid, Ampuh Atasi Menorrhagia

Buah untuk Menghentikan Pendarahan Haid

Pernahkah Anda mengalami masa haid yang berkepanjangan? Setiap wanita memang memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Ada yang memiliki siklus teratur, ada pula yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Bahkan ada pula wanita yang mengalami menstruasi lebih dari 7 hari. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Terdapat beberapa jenis buah untuk menghentikan pendarahan haid.

Buah untuk Menghentikan Pendarahan Haid

Perdarahan yang berlebihan bisa diatasi dengan beberapa cara. Salah satu cara menghentikan pendarahan haid adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan, seperti:

1. Lemon

Pada saat pendarahan menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari, Anda dapat mengatasinya dengan mengonsumsi buah lemon. Lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi untuk membantu tubuh menyerap zat besi dalam makanan.

Anda bisa mengonsumsi lemon dengan campuran air hangat saat masa haid berlangsung bisa membantu mengatasi perdarahan Anda yang berlebihan.

2. Jeruk

Selain lemon, jeruk adalah salah jenis buah sitrus yang dapat membantu menghentikan pendarahan berlebihan saat menstruasi. Buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dapat mengurangi perdarahan. Konsumsi buah citrus seperti jeruk dan lemon dalam menu harian Anda dapat mengatasi menorrhagia.

3. Tomat

Selain jeruk dan lemon, tomato juga salah satu buah yang mengandung vitamin C yang baik untuk mengatasi perdarahan haid yang berlebihan. Vitamin C membantu menyerap zat besi dan membantu mencegah anemia.

Pasalnya, menstruasi yang berkepanjangan lebih dari 7 hari bisa menyebabkan seorang wanita mengalami anemia.

4. Buah berry

Vitamin C yang cukup pada tubuh dapat membantu tubuh menyerap zat besi dalam makanan. Salah satu jenis buah-buahan yang memiliki asupan vitamin C yang cukup adalah jenis buah-buahan beri. Buah beri, seperti stroberi, bluberi, dan rasberi.

Pasalnya, ketika seseorang mengalami perdarahan yang berlebihan dapat menyebabkan zat besi pada tubuh hilang dan mengakibatkan tubuh mengalami pusing hingga lemas.

Jus mix jeruk dan strawberry

Resep Jus Mix Stroberi dan Jeruk

Jika Anda ingin mengonsumsi buah dengan cara yang lain, Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk minuman jus. Anda bisa membuat kombinasi jus buah jeruk dan stroberi. Selain bermanfaat untuk kesehatan, kedua buah tersebut juga dipercaya dapat menghentikan haid yang berkepanjangan. Cara membuatnya cukup mudah dan Anda dapat melakukannya di rumah.

Bahan-bahan

  • 75 gr stroberi
  • 300 gr jeruk keprok, ambil dagingnya
  • 2 cm jahe, kupas

Cara membuat

  • Masukkan jeruk keprok yang telah diambil dagingnya ke dalam blender atau juicer.
  • Tambahkan stroberi dan jahe yang telah dikupas. Kemudian haluskan.
  • Tuang jus ke dalam gelas.
  • Jus mix stroberi jeruk siap disajikan.

Menggunakan bahan-bahan alami stroberi dan jeruk yang memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu menyerap zat besi dalam makanan yang dapat mengatasi anemia. Pasalnya haid yang berkepanjangan dapat bisa menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.

Selain itu, bahan herbal jahe pada campuran jus stroberi tersebut juga dipercaya dapat membantu meredakan pendarahan pada saat haid yang berlebihan. Sebuah penelitian yang diterbitkan Phytotherapy Research, mengungkapkan penelitian yang dilakukan pada 92 wanita mengenai khasiat jahe.

Hasilnya, para wanita yang mengonsumsi jahe selama 3 hari sebelum menstruasi berhasil mengatasi pendarahan menstruasi dan mengalami penurunan yang cukup drastis.

Jahe sendiri memiliki manfaat yang cukup penting dalam mengatasi nyeri haid. Hal ini lantaran jahe mengandung zat-zat yang dapat menghambat produksi bahan kimia yang memiliki peran dalam sistem reproduksi wanita (prostaglandin).

Apakah Pendarahan Haid yang Berlebihan Berbahaya?

Selain siklus yang berbeda, masa berlangsungnya menstruasi juga berbeda bagi setiap wanita. Menstruasi umumnya berlangsung selama 4 – 7 hari. Namun bagi beberapa wanita ada yang mengalami menorrhagia. Menorrhagia adalah kondisi perdarahan haid yang berlebihan dan berlangsung lebih dari 7 hari. Jika jumlah volume darah menstruasi normalnya mencapai 30 – 40 ml, bagi wanita yang mengalami menorrhagia maka volume perdarahan bisa mencapai lebih dari 80 ml.

Kondisi ini bukanlah hal berbahaya namun jika Anda mengalami beberapa gejala, seperti pusing ketika berdiri, nyeri perut, mual, muntah, hingga kebingungan, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Penyebab Pendarahan Haid yang Berlebihan

Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, haid yang berlebihan bahkan bisa mengganggu aktivitas seseorang. Jika dalam sehari, seorang wanita bisa mengganti pembalut sebanyak 3 – 4 kali dalam sehari maka pada kasus menoragia, aktivitas ganti pembalut bisa lebih sering.

Terdapat beberapa penyebab menorrhagia yang harus Anda ketahui.

1. Gangguan fungsi ovarium

Ketika gangguan fungsi ovarium terjadi maka dapat menyebabkan proses produksi hormon estrogen dan progesteron terganggu. Kedua hormon tersebut memiliki peran penting untuk mengatur menstruasi. Jika fungsi ovarium terganggu maka dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan menstruasi yang berkepanjangan.

2. Ketidakseimbangan hormon

Hormon yang tidak seimbang di dalam tubuh dapat menyebabkan menorrhagia. Hal ini lantaran jaringan pada endometrium dapat meluruh secara berlebihan akibat ketidakseimbangan hormon. Jika hormon dalam tubuh tidak seimbang maka dapat menyebabkan beberapa kondisi medis, seperti PCOS, gangguan tiroid, hingga obesitas.

3. Pertumbuhan sel abnormal jinak

Penyebab lain menorrhagia adalah adanya pertumbuhan sel non-kanker dari jaringan otot rahim. Sel-sel abnormal tersebut bersifat jinak yang biasanya tumbuh dalam jumlah dan ukuran yang bervariasi. Umumnya, gejala yang ditimbulkan akibat kondisi ini adalah periode menstruasi berlangsung lama disertai dengan pendarahan berat, nyeri panggul, hingga sakit punggung. Pertumbuhan sel abnormal jinak meliputi fibroid rahim atau miom, polip, dan kista.

4. Adenomiosis

Adenomiosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di dalam dinding otot rahim. Jaringan endometrium ini bisa menebal dan pecah. Gejala yang ditimbulkan adenomiosis adalah pendarahan yang berat, periode menstruasi yang lebih lama, hingga kram perut bawah.

5. Penyakit radang panggul

Masalah pada sistem reproduksi wanita yang dapat menyebabkan haid yang berkepanjangan salah satunya adalah penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul bisa menimbulkan gejala berupa nyeri pada perut bagian bawah dan panggul, serta mengakibatkan menstruasi berkepanjangan.

Penutup

Cara mengatasi darah haid yang berkepanjangan bisa disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, jika Anda mengalami demam tinggi, mual, muntah, nyeri, hingga pendarahan berat, segera periksakan diri ke dokter. Pastikan untuk selalu menjalani pola hidup sehat agar hormon di dalam tubuh tetap seimbang sehingga dapat mencegah menstruasi berkepanjangan. Konsumsi buah untuk menghentikan pendarahan haid ini akan membantu anda dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan.

cheer

Jika Anda membutuhkan pemeriksaan mengenai kondisi pendarahan haid yang berkepanjangan, kami menyediakan layanan pemeriksaan kesuburan untuk Anda. Silakan isi formulir di bawah ini, tim kami akan menghubungi Anda!

Mengonsumsi buah-buahan di atas memang bisa membantu mengatasi pendarahan yang berkepanjangan namun untuk mengetahui hasilnya yang lebih akurat diperlukan pemeriksaan ke dokter.

bocah indonesia green
Share:
  • 176
    Shares

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

doctors

Silahkan isi data berikut untuk mengetahui Paket/Layanan yang cocok untuk Ayah/Bunda.

Cek layanan?
ferly slime