5 Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil yang Wajib Kamu Ketahui!

asam folat untuk program hamil

Pada saat menjalani program hamil, biasanya selain konsumsi makanan bergizi, sang ibu juga mengonsumsi vitamin untuk program hamil. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan gizi dan meningkatkan kesuburan. Selain itu, vitamin juga membantu perkembangan janin. Salah satu vitamin yang diperlukan untuk program hamil adalah asam folat.

Manfaat Asam Folat 

Asam folat merupakan vitamin yang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk program hamil. Perlu diketahui, asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 (yang dihasilkan secara alami dari folat). Biasanya, asam folat terdapat pada suplemen dan makanan. Asam folat dapat membentuk sel-sel baru dan DNA.

Tidak hanya bagi wanita, asam folat juga bermanfaat bagi pasangan pria yang merencanakan program hamil. Berikut manfaat asam folat untuk program hamil.

Meningkatkan kesuburan

Asam folat bermanfaat untuk membantu meningkatkan kesuburan bagi pria dan wanita. Bagi wanita, asam folat dapat meningkatkan kualitas sel telur serta menjaga kesehatan dan dan melindungi indung telur (ovarium).

Bagi pria, asam folat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma sehingga dapat meningkatkan peluang kehamilan. Manfaat asam folat yang penting bagi kesuburan membuat vitamin ini baik untuk pasangan yang merencanakan program hamil.

Meningkatkan tumbuh kembang janin

Tidak hanya bermanfaat bagi calon orang tua yang merencanakan program hamil, asam folat juga bermanfaat untuk sang janin kelak. Asam folat dapat membantu meningkatkan tumbuh kembang janin. Hal ini karena asam folat merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan janin.

Selain itu, asam folat juga dapat mencegah risiko bayi cacat lahir dan membantu proses pembentukan organ janin.

Mencegah preeklampsia

Asam folat dapat mengurangi risiko preeklampsia pada ibu hamil. Preeklampsia merupakan kondisi di mana sang ibu mengalami tekanan darah tinggi, pembengkakan dan protein di dalam urin meningkat. Jika tidak dengan baik maka kondisi ini dapat membahayakan bagi ibu dan janin.

Meski belum diketahui pasti penyebab preeklampsia namun penelitian menunjukkan jika kekurangan nutrisi seperti asam folat dapat meningkatkan risiko preeklampsia.

Mencegah bayi cacat lahir

Salah satu manfaat asam folat adalah dapat mencegah bayi cacat lahir. Seperti yang diketahui, asam folat memiliki manfaat membantu tumbuh kembang janin dan dapat menurunkan risiko kecacatan pada janin.

Menurut penelitian, wanita hamil yang mengonsumsi asam folat memiliki risiko yang lebih kecil untuk melahirkan bayi dengan cacat bawaan lahir, seperti spina bifida dan anencephaly (bayi lahir tanpa bagian otak atau tengkorak). 

Mengurangi risiko keguguran dan kelahiran bayi prematur

Mengonsumsi asam folat pada saat sebelum dan sesudah hamil akan membuat kandungan ibu menjadi lebih sehat. Hal ini dikarenakan asam folat merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan sehingga dapat mengurangi risiko keguguran serta bayi lahir secara prematur.

Bagi wanita yang menjalani program hamil bayi tabung juga dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat. Pasalnya, asam folat dapat meningkatkan kadar progesteron dan dapat menurunkan risiko ovulasi tidak teratur. Hal tersebut tentu baik untuk meningkatkan peluang kehamilan.

BACA JUGA: Makanan Untuk Program Hamil

vitamin b9 asam folatMakanan Sumber Asam Folat

Anda tidak hanya mendapatkan sumber asam folat melalui suplemen namun juga terdapat pada makanan. Terdapat beberapa perbedaan makanan yang mengandung folat secara alami dan yang diperkaya dengan asam folat.

Berikut daftar makanan yang mengandung folat untuk program hamil:

  • Sayuran hijau, seperti bayam, kubis Brussel, brokoli, dan asparagus
  • Kacang-kacangan
  • Buah-buahan, seperti alpukat, pisang, dan pepaya
  • Alpukat
  • Pisang
  • Pepaya
  • Kacang hijau
  • Hati sapi

Berbeda dengan makanan yang mengandung folat alami, berikut daftar makanan yang diperkaya dengan asam folat:

  • Nasi
  • Sereal
  • Pasta
  • Roti
  • Tepung

BACA JUGA: Makanan yang Dilarang Saat Program Hamil

Berapa Banyak Asam Folat yang Dibutuhkan untuk Program Hamil?

Memiliki peran yang penting, hal ini membuat wanita sedang merencanakan program hamil atau yang tengah hamil disarankan untuk memenuhi kadar asam folat sebanyak 400 – 800 mcg, minimal satu bulan sebelum hamil dan berlanjut selama 2 – 3 bulan pertama kehamilan. 

Meskipun asam folat paling penting selama beberapa bulan pertama kehamilan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terus mengonsumsi asam folat selama kehamilan dapat membantu meningkatkan kadar folat dalam darah tali pusat dan ibu.

Kapan Tubuh Butuh Asupan Folat Tambahan?

Folat merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh karena memiliki sejumlah manfaat. Normalnya, tubuh membutuhkan 400 – 600 mcg asupan folat namun pada beberapa kondisi tertentu, tubuh memerlukan asupan lebih daripada umumnya.

  • Wanita yang mengalami obesitas yang berisiko memiliki anak dengan NTD lebih besar. NTD (Neural Tube Defects) adalah suatu kelainan kongenital yang terjadi akibat kegagalan penutupan lempeng saraf (neural plate) pada minggu ketiga hingga keempat masa gestasi. Kelainan kongenital yang termasuk dalam NTD diantaranya anencephaly, encephalocele, meningocele kranial, myelomeningocele, spinal meningocele, lipomeningocele, spina bifida, dan beberapa cacat otak lainnya.
  • Wanita yang mengandung anak kembar direkomendasikan untuk mengonsumsi asam folat lebih daripada umumnya.
  • Wanita yang pernah melahirkan bayi NTD direkomendasikan untuk mengonsumsi asam folat lebih dari dari 400 mcg. 
  • Beberapa orang yang memiliki mutasi genetik MTHFR (Methylene Tetrahydrofolate Reductase), kondisi ini merupakan di mana tubuh akan sulit memproses asam folat. 

Efek Samping Asam Folat

Mengonsumsi sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik bagi tubuh, sama halnya dengan asam folat. Terdapat efek samping asam folat jika mengonsumsinya berlebihan dari rekomendasi pada umumnya. Normalnya untuk wanita yang tengah hamil, dianjurkan mengonsumsi asam folat sebanyak 600 mcg dan untuk wanita yang tidak hamil sebanyak 400 mcg.

Berikut efek samping jika mengonsumsi asam folat lebih dari dosis yang ditentukan:

  • Kram perut
  • Insomnia
  • Mual
  • Diare
  • Kerusakan saraf permanen jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut efek samping asam folat yang terjadi pada wanita hamil:

  • Mual
  • Kembung
  • Kehilangan nafsu makan
  • Rasa pahit atau tidak enak di mulut
  • Perubahaan mood
  • Mengalami gangguan tidur

Jika Anda mengalami hal tersebut maka langsung melakukan pemeriksaan ke dokter.

Selain asam folat, terdapat sejumlah vitamin yang baik dikonsumsi selama program hamil, di antaranya: vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, dan vitamin D yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan kesuburan.

  1. Breige McNulty. Impact of continuing folic acid after the first trimester of pregnancy: findings of a randomized trial of Folic Acid Supplementation in the Second and Third Trimesters. m J Clin Nutr. 2013 Jul;98(1):92-8. doi: 10.3945/ajcn.112.057489. Epub 2013 May 29. URL.
  2. Pascale Morin. Pregnancy planning and folic acid supplement use: results from a survey in Quebec. Prev Med. 2002 Aug;35(2):143-9. doi: 10.1006/pmed.2002.1041. URL.
  3. Jolanda C. Boxmeer, M.D. Low folate in seminal plasma is associated with increased sperm DNA damage. VOLUME 92, ISSUE 2, P548-556, AUGUST 01, 2009. URL.
  4. Cheng Liu, Chongdong Liu, Qiushi Wang, and Zhenyu Zhan. Supplementation of folic acid in pregnancy and the risk of preeclampsia and gestational hypertension: a meta-analysis. Arch Gynecol Obstet. 2018; 298(4): 697–704. URL.
  5. N M van der Put. A second common mutation in the methylenetetrahydrofolate reductase gene: an additional risk factor for neural-tube defects?. Am J Hum Genet. 1998 May;62(5):1044-51. URL.
  6. Kashif M. Khan; Ishwarlal Jialal. Folic Acid Deficiency. June 30, 2021. URL.
  7. B Wilcken, F Bamforth, Z Li, H Zhu. Geographical and ethnic variation of the 677C>T allele of 5,10 methylenetetrahydrofolate reductase (MTHFR): findings from over 7000 newborns from 16 areas world wide. J Med Genet. 2003 Aug;40(8):619-25. URL.
  8. Becky L Tsang, Owen J Devine, Amy M Cordero. Assessing the association between the methylenetetrahydrofolate reductase (MTHFR) 677C>T polymorphism and blood folate concentrations: a systematic review and meta-analysis of trials and observational studies. m J Clin Nutr. 2015 Jun;101(6):1286-94. URL.
  9. Lorraine F Yeung. Contributions of enriched cereal-grain products, ready-to-eat cereals, and supplements to folic acid and vitamin B-12 usual intake and folate and vitamin B-12 status in US children: National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), 2003-2006. Am J Clin Nutr. 2011 Jan;93(1):172-85. URL.
  10. James A Greenberg, Stacey J Bell, Yong Guan, Yan-Hong Yu. Folic Acid supplementation and pregnancy: more than just neural tube defect prevention. Rev Obstet Gynecol. Summer 2011;4(2):52-9. URL.
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Reservasi