Apakah PCOS Bisa Sembuh? Begini Penjelasannya!

Apakah PCOS bisa sembuh_

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) merupakan kelainan hormonal pada wanita. PCOS ini bisa menimbulkan nyeri saat menstruasi hingga bisa menyebabkan gangguan kesuburan. Lantas, apakah PCOS bisa sembuh?

Definisi PCOS

PCOS adalah kondisi di mana ovarium memproduksi hormon androgen (hormon seksual pada pria) berlebihan dan terjadinya resistensi insulin. Ketidakseimbangan hormon menciptakan masalah pada ovarium sehingga penyakit ini dapat menimbulkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Selain itu, penderita PCOS juga bisa mengalami nyeri berlebihan saat menstruasi.

Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan infertilitas dan perkembangan kista (kantong kecil berisi cairan) di ovarium. Pada kasus yang lebih serius, PCOS dapat mengakibatkan masalah pada berat badan dan fungsi jantung.

Dalam kasus yang lebih serius, PCOS adalah penyakit yang dapat mengakibatkan masalah pada berat badan dan fungsi jantung. Kondisi ini juga berkaitan dengan kadar hormon insulin yang berlebihan di dalam tubuh.

Apakah PCOS bisa sembuh? PCOS adalah salah satu penyakit yang masih belum dapat disembuhkan secara tuntas. Pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini secara tuntas masih belum tersedia.

Apakah Penderita PCOS Bisa Hamil?

Selain pertanyaan apakah PCOS bisa sembuh atau tidak, pertanyaan apakah penderita PCOS bisa hamil terkadang jadi tujuan akhirnya.

Perlu diketahui, PCOS bisa menjadi salah satu penyebab susah hamil. Namun bukan tidak mungkin juga penderita PCOS bisa hamil meski penderita PCOS harus mengeluarkan usaha lebih besar daripada wanita pada umumnya.

Pasalnya, wanita yang menderita PCOS memiliki ovarium (indung telur) yang berisi kista-kista kecil yang mengandung telur yang belum matang sehingga sulit dilepaskan dan dibuahi.

Wanita penderita PCOS bisa hamil namun hal yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi kesehatan serta masalah kesuburan lainnya.

Sebagian besar wanita yang mengalami PCOS membutuhkan waktu yang cukup lama untuk hamil secara alami. Hal ini tentu jika pasangan tidak memiliki masalah kesuburan. Solusi untuk wanita yang mengalami PCOS bisa hamil adalah program hamil dengan teknologi berbantu seperti bayi tabung.

tulisan tangan PCOS

Penyebab PCOS

Hingga saat ini belum diketahui pasti apa penyebab PCOS. Namun para ahli meyakini beberapa faktor berikut bisa memicu terjadinya PCOS.

Resistensi insulin

Wanita yang menderita PCOS, sebagian besar mengalami resistensi insulin, artinya mereka tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Insulin adalah hormone yang diproduksi pankreas untuk membantu tubuh mengolah gula dari makanan untuk energi. Ketika sel tidak dapat mengelola insulin dengan benar, permintaan tubuh akan insulin meningkat. Insulin yang meningkat inilah yang memicu ovarium untuk memproduksi lebih banyak hormon androgen.

Resistensi insulin bisa terjadi pada orang yang menderita diabetes tipe 2, obesitas, tekanan darah tinggi, hingga tingkat kolesterol tinggi. Menurut penelitian, hampir 70% wanita yang mengalami PCOS disebabkan oleh resistensi insulin.

Inflamasi atau peradangan tingkat rendah

Wanita yang mengalami PCOS bisa disebabkan karena peradangan. Hal ini masih berkaitan dengan resistensi insulin. Pasalnya tingkat inflamasi yang rendah pada tubuh dapat dipicu tinggi hormone androgen yang diproduksi. Hal inilah yang bisa menyebabkan PCOS.

Faktor keturunan

Jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat PCOS maka bukan tidak mungkin Anda memiliki risiko mengalami PCOS. Faktor genetic merupakan satu dari kondisi yang paling memungkinkan seseorang menderita PCOS.

Gejala PCOS

PCOS merupakan salah satu penyakit umum yang dialami wanita yang memiliki masalah susah hamil namun bukan tidak mungkin wanita yang memiliki kesuburan normal terhindar dari PCOS. Biasanya PCOS dialami pada usia 15 – 44 tahun. Para wanita baru menyadari jika mereka mengalami PCOS pada usia 20 – 30 tahunan saat ingin melakukan program hamil.

Adapun ciri-ciri dan gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang harus Anda ketahui:

1. Siklus menstruasi tidak teratur

Jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, bisa jadi ini salah satu gejala PCOS. Pasalnya, ini merupakan salah satu gejala umum PCOS. Normalnya, siklus menstruasi terjadi 28 hari namun jika Anda mengalami siklus menstruasi lebih dari 35 hari dengan periode yang panjang, hal ini patut diantisipasi sebagai gejala PCOS.

2. Pendarahan berat

Jika Anda mengalami pendarahan dengan volume yang cukup berat, ini bisa menjadi gejala PCOS yang harus Anda perhatikan. Hal ini dikarenakan dinding rahim membutuhkan waktu lebih lama untuk meluruh. Para penderita PCOS biasanya akan mengalami menstruasi dengan pendarahan yang lebih banyak dari wanita umumnya.

3. Sakit kepala

Gejala PCOS lainnya bisa ditandai dengan sakit kepala. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon yang terlalu ekstrem yang dapat menyebabkan wanita merasakan sakit kepala.

4. Pertumbuhan rambut berlebihan

Gejala PCOS juga bisa ditandai dengan tumbuhnya rambut di area wajah dan tubuh. Wanita yang menderita PCOS 70% mengalami ini. Hal tersebut disebut ‘hirsutisme’. Pada beberapa kasus, rambut yang tubuh lebih tebal dan gelap. Rambut-rambut tersebut juga bisa tumbuh di dada, perut, dan punggung.

5. Muncul jerawat

Jerawat merupakan hal yang wajar terjadi namun ini perlu diperhatikan bisa menjadi gejala PCOS. Hal ini disebabkan akibat produksi hormon androgen, yang merupakan hormon pria berlebihan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi lebih berminyak dari biasanya. Hal ini yang membuat jerawat tumbuh di wajah, dada, hingga punggung Anda.

6. Perubahan mood

Perubahaan suasana hati/mood bisa menjadi gejala PCOS. Hal ini karena tubuh penderita PCOS menghasilkan kadar hormon yang tidak seimbang sehingga membuat mood penderita dapat berubah terus menerus. Selain itu, kondisi ini bisa menyebabkan stress bahkan depresi.

7. Gangguan kesuburan

Ketika tubuh tidak mengalami ovulasi dengan baik, hal ini bisa terjadi karena ada masalah pada organ reproduksi atau masalah kesuburan. Kondisi ini menyebabkan sel telur tidak diproduksi dengan cukup untuk dibuahi sehingga membuat wanita sulit untuk mendapatkan anak. Banyak wanita yang menderita PCOS kesulitan untuk hamil dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Cara Mengatasi PCOS

Apakah PCOS bisa sembuh? Walaupun tidak dapat disembuhkan secara tuntas, namun PCOS masih bisa diatasi. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, maka segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan akan melanjutkan pemeriksaan panggul, tes darah, dan ultrasound untuk memastikan diagnosis. Ada beberapa cara pilihan pengobatan untuk mengatasi PCOS.

Gaya hidup lebih sehat

Salah satu cara mengatasi PCOS secara alami dengan mengubah gaya hidup lebih sehat, salah satunya dengan mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Pengidap PCOS dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti buah, sayur, dan biji-bijian utuh. Usahakan untuk membatasi makanan berlemak dan tinggi gula.

Selain mengubah pola makan, olahraga juga perlu rutin dilakukan untuk mengontrol kadar gula darah dan insulin dalam tubuh. Jangan lupa, batasi konsumsi alkohol dan hindari merokok.

Rutin olahraga

Olahraga rutin dapat membantu mengatasi PCOS. Olahraga juga dapat menurunkan berat badan agar berat badan tetap ideal. Pasalnya, jika berat badan berlebihan atau obesitas maka dapat menghambat program kehamilan.

Terapi Hormon

Terapi hormon bisa menjadi salah satu cara pengobatan untuk penderita PCOS yang tengah merencanakan kehamilan. Terapi hormon dapat membantu siklus menstruasi normal, mencegah kanker uterus, pertumbuhan rambut yang berlebihan, munculnya jerawat, dan rambut rontok.

  1. John C. Marshall, MD, Ph.D. All Women with PCOS Should Be Treated for Insulin Resistance. Fertil Steril. 2012 Jan; 97(1): 18–22.
  2. Richard S Legro. Diagnosis and Treatment of Polycystic Ovary Syndrome: An Endocrine Society Clinical Practice Guideline. J Clin Endocrinol Metab. 2013 Dec; 98(12): 4565–4592. 
  3. Frank González, M.D. Inflammation in Polycystic Ovary Syndrome: Underpinning of insulin resistance and ovarian dysfunction. Steroids. 2012 Mar 10; 77(4): 300–305. Published online 2011 Dec 8.
  4. H Teede. Polycystic ovary syndrome: a complex condition with psychological, reproductive and metabolic manifestations that impacts on health across the lifespan. BMC Med. 2010; 8: 41. Published online 2010 Jun 30. 
  5. Susan Sam, MD. Obesity and Polycystic Ovary Syndrome. Obes Manag. 2007 Apr; 3(2): 69–73. 
  6. Neil F Goodman. American association of clinical endocrinologists, American College of Endocrinology, and androgen excess and PCOS society disease state clinical review: guide to the best practices in the evaluation and treatment of polycystic ovary syndrome. Endocr Pract. 2015 Nov;21(11):1291-300.
  7. Anderson Sanches Mel. Treatment of infertility in women with polycystic ovary syndrome: approach to clinical practice. Clinics (Sao Paulo). 2015 Nov; 70(11): 765–769. Published online 2015 Nov.
  8. Evanthia Diamanti-Kandarakis MD. The role of genes and environment in the etiology of PCOS. Endocrine volume 30, pages19–26 (2006). 
Share:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Reservasi