Ayah Bunda, Ini Dia Alasan Program IVF Mahal

Alasan Program IVF Mahal

Program bayi tabung merupakan salah satu program hamil yang memiliki prosedur lebih kompleks dari jenis promil lainnya. Lantas, apa alasan program IVF mahal?

Bagi pasangan suami istri yang sudah lama menikah dan belum mendapatkan kehamilan, bayi tabung menjadi salah satu pilihan untuk memiliki momongan. Bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) adalah program kehamilan yang dilakukan dengan prosedur pembuahan dilakukan di luar tubuh (in vitro) atau di laboratorium.

Umumnya, pasangan yang memilih program bayi tabung memiliki beberapa indikasi tertentu sehingga sulit mendapatkan buah hati secara alami maupun inseminasi. Meski begitu, banyak pasangan yang masih mempertimbangkan untuk melakukan jenis promil ini.

Baca juga: Syarat Bayi Tabung, Promil Makin Untung

Alasan Program Bayi Tabung Mahal

Biaya yang diperlukan untuk menjalani program bayi tabung memang lebih mahal dari jenis promil lainnya. Nominalnya pun bervariasi, tergantung kondisi masing-masing pasangan.

Tanya Ferly tentang Promil?

New CTA WA

Hal ini lantaran pada siklus bayi tabung meliputi sejumlah prosedur, seperti:

  • Stimulasi sel telur
  • Pemetikkan sel telur/ovum pick up (OPU)
  • Proses pembuahan
  • Pemantauan perkembangan embrio yang dilakukan 3-5 hari
  • Pemindahan embrio ke dalam rahim
  • Waktu tunggu selama 2 minggu (2 weeks waiting)
  • Tes kehamilan

Selain itu, Bunda juga perlu melakukan tes laboratorium atau tes darah sebelum melakukan pemetikkan sel telur atau ovum pick up (OPU). Selama siklus bayi tabung, Bunda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu yang diresepkan oleh dokter.

Program bayi tabung merupakan prosedur kompleks yang meliputi teknologi yang canggih serta membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh sebab itu, program bayi tabung membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Baca juga: 6 Perbedaan Inseminasi dan Bayi Tabung yang Harus Anda Ketahui

Sebelum memutuskan untuk memulai promil bayi tabung, Ayah Bunda perlu melakukan konsultasi serta pemeriksaan kesuburan keduanya terlebih dahulu. Hal ini lantaran untuk mengetahui kondisi serta indikasi masing-masing pasien untuk melakukan bayi tabung.

Tidak hanya itu, terdapat layanan penunjang program bayi tabung yang tersedia maupun klinik fertilitas, seperti:

  • Pembekuan sel telur/sperma (egg/sperm freezing)
  • Frozen Embryo Transfer (FET)
  • Pre-implantation Genetic Testing (PGT)
  • Laser Assisted Hatching (LAH)
  • Embryo Glue

Nah, itu Ayah Bunda alasan mengapa biaya bayi tabung mahal. Namun, kisaran biaya bayi tabung bervariasi tergantung kondisi Ayah Bunda. Terlebih jika sebelum menjalani prosedur bayi tabung, Ayah Bunda perlu menjalani tindakan lanjutan untuk mempersiapkan kondisi jelang memulai siklus.

Tapi, Ayah Bunda jangan lupa untuk melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya!

Artikel ini ditinjau secara medis oleh dr. Chitra Fatimah

cheer

Jadwalkan Konsultasi

Jika Anda belum hamil setelah satu tahun usia pernikahan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesuburan dengan spesialis fertilitas kami.

Buat janji konsultasi dengan menghubungi kami di (021) 50200800 atau chat melalui Whatsapp melalui tombol di bawah.

Referensi
  • Wolff, M.V., et al. (2020). In Vitro Fertilization Technology and Child Health. Dtsch Arztebl Int. 2020 Jan; 117(3): 23–30. 
  • Choe, J., et al. (2021). In Vitro Fertilization. NCBI Bookshelf. 
  • Eskew, A.M. (2017). A History of Developments to Improve in vitro Fertilization. Mo Med. 2017 May-Jun; 114(3): 156–159.
Avatar photo
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

doctors
Buat Janji