Book A Visit

Monday - Friday 08:00 - 20:00

Saturday and Sunday - CLOSED

+62 815-8890-611

info@bocahindonesia.com

Disfungsi Ereksi pada Pengantin Baru

Harapan dan Kenyataan

Bagi pengantin baru di Indonesia, malam pertama merupakan saat yang dinantikan. Karena umumnya pada malam itulah pengalaman hubungan seksual pertama kali dirasakan. Rasa penasaran, berdebar serta gairah yang melonjak biasanya mendominasi perasaan para pengantin baru.

Namun sayang, karena pengetahuan hubungan seksual biasanya didapatkan dari sekedar bisik-bisik antar teman atau kerabat dan juga dari film biru, pihak pria bisa gagal di malam pertama.

Mengapa?

Karena terjadi kecemasan terhadap performa hubungan seksual yang baru akan dirasakan saat itu.

Sexual Performance Anxiety

Ekspektasi berlebih terhadap performa, cemas tidak dapat memuaskan pasangan, cemas ukuran penis tidak dapat memuaskan istri, takut ejakulasi terlalu cepat, takut menyakiti istri adalah perasaan yang paling sering melanda pria yang baru pertama akan melakukan hubungan seksual.

Hal-hal tersebut menyebabkan seorang pria menjadi terlalu fokus pada penetrasi sehingga cemas berlebihan yang pada akhirnya menyebabkan sistem saraf simpatis aktif. Sistem saraf tersebut akan memblok sistem saraf parasimpatis yang berguna untuk pelebaran pembuluh darah di penis sehingga ereksi dapat tercapai.

Kegagalan di malam pertama karena gangguan ereksi, dapat menyebabkan efek bola salju yaitu disfungsi ereksi yang sesungguhnya.

Ketidaktahuan pria bahwa kegagalan hubungan seksual sekali atau dua kali merupakan hal yang wajar, menyebabkan perasaan ketakutan yang terus menerus. Akhirnya terjadi disfungsi ereksi psikogenik karena ketidak percayaan diri terhadap kemampuannya. Cibiran atau bentuk kekecewaan dari pihak wanita dapat memperparah kondisi pria tersebut.

Apakah mungkin ada penyebab lain?

Ya.

Bagi pria Indonesia yang mungkin tabu mengeksplor kegiatan seksualnya sebelum menikah (tidak pernah melakukan masturbasi, menekan gairah yang timbul karena stimulasi visual, dll) mungkin gangguan ereksi baru terdeteksi saat malam pertama.

Penyakit-penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes mellitus umumnya akan menyebabkan gangguan seksual secara perlahan. Hingga bagi pria yang jarang mengeksplor gairah seksualnya maupun yang jarang memeriksakan kesehatannya secara teratur, dapat mengalami gangguan ereksi organik.

Gangguan ereksi organik merupakan gangguan ereksi karena terjadi kerusakan pada jaringan di tubuh, terutama pembuluh darah.

Jadi apa yang harus dilakukan?

Evaluasi tubuh anda. Bila anda tahu kesehatan anda optimal maka gangguan seksual yang terjadi kemungkinan besar karena kecemasan. Bila anda merasakan gangguan ereksi, dsertai dengan penurunan performa tubuh yang lain dan anda jarang memeriksakan kesehatan anda, ada baiknya segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Andrologi terdekat.

Kerusakan pembulu darah pada gangguan ereksi memiliki fase reversibel yaitu masih bisa kembali normal tanpa obat dan juga fase irreversibel yaitu tidak dapat lagi kembali normal sehingga terus membutuhkan obat. Periksakan diri anda secepatnya.

Tips untuk pengantin baru

1. Perkaya pengetahuan mengenai hubungan seksual melalui situs-situs kesehatan yang terpercaya, blog yang jelas ditulis oleh dokter, ataupun buku-buku populer ilmiah yang membahas mengenai hubungan seksual yang ditulis oleh dokter

2. Relaksasi dan percaya diri memasuki malam pertama

3. Jangan paksakan malam pertama pada kondisi yang tidak menyenangkan. BIla suasana terlalu ramai karena habis pernikahan, tubuh lelah dan mood menurun karena pesta yang menguras energi, lebih baik tunda lain waktu karena kondisi tidak memungkinkan. Jangan sampai kepercayaan diri turun karena kegagalan akibat kondisi yang tidak memadai untuk hubungan seksual

4. Ingat hubungan seksual layaknya dansa: Kedua partner harus mau berlatih, saling mendukung dan menyesuaikan irama

5. Terakhir: Enjoy!!

No Comments

Leave a Reply